Senin, 14 November 2011
TERLALU SUBUHKAH KITA UNTUK BANGUN
terlepas konflik di Papua yang sedang bergejolak akhir-akhir ini, coba sahabat kita tengok sepintas tentang keadaan negara kita yang tercinta. Bisakah keadaan gemah ripah loh jinawi yang sering kita dengar dari bania, pasti lebih banyak memiliki penduduk yang sumber daya manusianya sudah sangat tinggi. Orang-orang yang memiliki sumber daya manusia yang sudah sangat tinggi misalnya berasal dari penduduk Amerika Serikat, Cina, Rusia dan Negara lainnya mampu mencetak orang-orang yang sudah sangat berjasa di bidang iptek maupun ilmu pengetahuan. Ini merupakan faktor dari sumber daya manusia orang tersebut. Indonesia merupakan negara yang memiliki penduduk yang sangat banyak, tetapi jarang penduduk Indonesia yang dapat menyamai prestasi yang sama seperti penduduk di negara lain. Inilah lemahnya bangsa Indonesia yang memiliki jumlah peduduk yang banyak tetapi masih kurang di sumber daya manusianya. Jadi sangatlah penting sumber daya manusia yang berkualitas bagi semua orang. Penduduk Indonesia masih belum mengerti banyak tentang pentingnya sumber daya manusia yang berkualitas itu. Untuk mengatasi ini semua bisa dimulai dengan memberi perhatian khusus terhadap anak-anak generasi penerus bangsa. Selain itu banyaknya penduduk miskin di Indonesia yang tidak menyekolahkan anak-anaknya karena masalah dana yang tidak mampu untuk mambayar biaya sekolah. Walaupun sudah mendapat BOS (Bantuan Oprasional Sekolah) dan Bea Siswa tetap saja tidak dapat untuk membeli peralatan belajar dan perlengkapan sekolah.Disamping permasalahan itu kata-kata kapitalisme tampaknya sudah tidak asing ditelinga para sahabat. Semenjak penjajahan Belanda terhadap Indonesia, nasib Indonesia telah terhubungkan dengan perkembangan kapitalisme dunia.
kalau bisa diistilahkan dengan sedikit gurauan serius terbitnya matahari dari barat diartikan bahwa ilmu dan pemahaman Barat berupa Kapitalisme yang melahirkan pola kehidupan materialistik, kesenjangan dan dehumanisasi telah menjadi acuan; maka “kiamat” dalam tatanan hidup manusia sudah dekat. Dan tak ada cara yang lain kecuali mengadopsi sistem yang telah dibuatkan Sang Kholik yang tahu persis apa yang terbaik untuk makhluknya.hehehehehe :-D
Bangsa Indonesia bisa bangkit, tampaknya kita tidak terlalu subuh untuk bangun dari keadaan terjajah secara ekonomi dengan mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar