Senin, 01 November 2010

KAJIAN KULIAH AHAD 31 OKTOBER 2010

Hal-hal yang Menyebabkan Amalan Sholeh Seseorang Tidak Memiliki Nilai Pahala


Sering kali kita lihat fenomena dimana orang gemuk yang kelihatannya sehat tetapi di dalam tubuhnya keropos atau sakit. Begitu juga sering kita melihat anak yang porsi makannya banyak tetapi tidak sedikitpun makanan itu berpengaruh positif terhadap tubuhnya karena sakit. Jika kita kaitkan ilustrasi tersebut terhadap pembahasan maka dapat diperoleh gambaran, terkadang begitu banyak orang yang melakukan amalan-amalan ataupun perbuatan sosial tetapi



apa yang dilakukan tersebut tidak mendatangkan pahala dari Allah.
Ada 2 acuan untuk masalah ini yaitu menurut al qur’an dan hadist.

1. Hilangnya Pahala Menurut Al-Quran
a. Al maidah ayat 5, di pembahasan terakhir menyebutkan bahwa, “barang siapa yang kafir sesudah beriman( tidak menerima hukum-hukum islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang yang merugi”. Jelas disebutkan bahwa seorang yang pada awalnya beragama islam kemudian ia murtad atau mengingkari ajaran islam maka akan dihapus amalan yang telah ia lakukan ketika ia masih menjadi muslim dahulu.
b. Al Baqarah ayat 217, mereka yang berperang dibulan yang telah diharamkan oleh Allah untuk berperang,memfitnah, maka mereka itu orang-orang yang sia-sia amalannya.
c. Al A’raf ayat 147, orang-orang yang mendustai ayat-ayat allahdan mendustai akan adanya hari kiamat. Mendustai ayat-ayat Allah baik yang tertulis(alquran) ataupun ayat-ayat Allah yang ada di alam( bencana sebagai peringatan, keajaiban sebagai kebesaran).
d. At- taubah ayat 69, orang-orang yang munafik dan musyrikin adalah seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta benda serta anak-anaknya daripada kamu. Dan mempercakap hal yang batil, merekalah sesungguhnya orang-orang yang sia-sia amalannya.
e. Al imron ayat 21-22, orang-orang yang kafir denganayat-ayat Allah serta membunuh manusia yang menyuruh orang berbuat adil maka orang-orang seperti ini adalah termasuk memiliki amalan sia-sia.

2. Menurut Hadist
a. Sibuk dengan aib orang lain
b. Keras hati
c. Cinta dunia
d. Memiliki rasa malu yang sangat sedikit
e. Panjang agan-angan
f. Berbuat dzalim terus menerus.

Senin, 23 Agustus 2010

POLA MAKAN ROSUL untuk pendidikan siswa SD

Rosulullah adalah suri tauladan yang patut kita contoh dam teladani termasuk cara makan beliau.
1. Membaca basmalah ketika hendakmakan, dan mengakhiri dengan membaca hamdalah.Barangkali hikmah membaca basmalah dan hamdalah adalah seorang muslim selalu


mengingat bahwa makanan yang disantap tidak lain adalah nikmat dan anugerahdari Allah yang Maha Lembut dan Maha Tahu. Dia akan terhindar dari sikapberlebih-lebihan dan mubadzir. Seorang muslim juga akan selalu sadar bahwamakanan bukan tujuan akhir, tapi sarana menambah kekuatan untuk menuju ketaatankepada Allah, memakmurkan bumi dan menaburinya dengan kebaikan.

2. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.Nabi bersabda:"Barangsiapa tertidur sedang di kedua tangannya terdapat bekas gajih, laluketika bangun pagi dia menderita suatu penyakit, maka hendaklah dia tidakmencela melainkan dirinya sendiri".Nabi sendiri jika hendak makan selalu mencuci tangan terlebih dahulu,sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Nasa'i dari Aisyahra.

3. Menjauhi sikap berlebihan dan rakus.Makan adalah kewajiban. Dengan makan seorang muslim memperoleh kekuatan untukberibadah. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abdullahibn Umar:"Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak yang harus kamu penuhi".Namun demikian kita harus ingat batasan dalam mengkonsumsi makanan, yaitumenjauhi sikap berlebihan dan rakus.Banyak sekali dalil yang menekankan hal ini. Allah dalam surat al-A'raf ayat 31berfirman:"Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidakmenyukai orang-orang yang berlebih-lebihan".Dan juga di surat Thaha ayat 81:"Makanlah diantara rezeki yang baik yang telah Kami berikan pada kalian, danjanganlah melampaui batas padanya".Sementara Rasulullah saw sendiri telah memerintahkan untuk mengatur waktu makandan berpegang teguh pada etika, sebagaimana sabda Beliau:"Kami adalah orang-orang yang tidak makan kecuali setelah lapar, dan bila makankami tidak sampai kenyang".Beliau juga bersabda:"Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya.Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya.Kalau dia harus mengisinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untukminuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas". (HR. Turmudzi, Ibnu Majah, danMuslim)Maksudnya sebenarnya makanan dalam porsi minimal pun sudah cukup baginya untukmemenuhi kebutuhan pokoknya. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari,Muslim, Ibnu Majah, Imam Ahmad dan Darimi, Rasulullah saw juga bersabda:"Makanan satu orang cukup untuk dua orang, makanan dua orang cukup untuk empatorang, dan makanan empat orang sebenarnya cukup untuk delapan orang".Dalam hadits lain disebutkan:"Sesungguhnya termasuk sikap berlebih-lebihan bila kamu memakan segala sesuatuyang kamu inginkan". (HR Ibnu Majah)Beliau pun bersabda:"Seorang mukmin makan dengan satu usus, sementara orang kafir makan dengantujuh usus". (HR. Muslim, Turmudzi, Ahmad, dan Ibnu Majah)

4. Makan dengan tiga jari.Dengan tiga jari berarti kita telah bersikap seimbang. Sebagaimana dikatakanbahwa makan dengan lima jari menunjukkan kerakusan, sedangkan makan dengan satuatau dua jari menunjukkan kesombongan dan keangkuhan.

5. Duduk tegak lurus saat makan dan tidakbersandar.Rasulullah melarang seseorang makan sambil bersandar karena membahayakankesehatan dan mengganggu pencernaan lambung.

6. Minum dengan tiga kali tegukan. Dilakukan sambil duduk dan tidak bernafasdalam gelas.Nabi mengajarkan minum dengan menyesap (minum air dengan menempelkan bibir keair), bernafas di luar gelas serta tidak minum dengan cara menenggak. Maksudnyaadalah mencegah masuknya udara ke dalam lambung.Ubay bin Ka'ab berkata:"Nabi saw tidak pernah meniup makanan dan minuman, tidak bernafas di dalamwadah. Bahkan beliau melarang meniup makanan dan minuman."Nabi saw biasa minum dengan tiga kali teguk, sambil bernafas di antara tigakali tegukan di luar gelas dan bukan di dalamnya.Diriwayatkan dari Anas ra bahwa Rasulullah saw bernafas tiga kali saat minum.Beliau bersabda:"Sungguh, ini lebih mengenyangkan, menyembuhkan, dan menyegarkan". (HR Bukharidan Muslim)Anas juga berkata:"Rasulullah saw telah melarang minum sambil berdiri". (HR Muslim)Ibnu Abbas menambahkan:"Rasulullah saw telah melarang minum dari mulut poci". (HR Bukhori dan IbnuMajah)

7. Mendahulukan makan buah-buahan sebelum makan daging (makanan utama).Hal ini sebagai upaya untuk mengikuti apa yang dilakukan para penghuni surga.Dalilnya adalah Qur'an surat al-Waqi'ah ayat 20-21:"Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yangmereka inginkan".

8. Menutup makanan dan minuman di atas meja.Nabi mewajibkan menutup makanan untuk melindunginya dari pencemaran,sebagaimana dinyatakan dalam hadits Nabi saw.:"Tutuplah bejana". (HR. Muslim, Ahmad, dan Ibnu Majah)Dalam riwayat Bukhari disebutkan:"Tutuplah makanan dan minuman".Rasulullah saw bersabda:"Tutuplah wadah tempat makanan dan minuman, karena dalam satu tahun ada satumalam yang di malam itu turun wabah dari langit. Wabah itu tidak menjumpaiwadah yang terbuka melainkan akan ada sebagian dari wabah itu yang mengenaiwadah itu".

9. Mencuci mulut (berkumur) sebelum dan setelah makan.Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan gigi dari sisa makanan dan bakteri.Secara khusus beliau menekankan pentingnya berkumur setelah minum susu:"Berkumurlah kalian setelah minum susu, karena di dalamnya mengandung lemak".(HR. Ibnu Majah)

10. Suplemen makanan terbaik adalah madu.Rumah Nabi tidak pernah kehabisan madu. Nabi juga menganjurkan untuk meminummadu secara teratur. Nabi bersabda:"Hendaklah kalian meminum madu".Adapun Nabi mengajarkan bahwa cara terbaik meminum madu adalah denganmelarutkan satu sendok madu dengan air yang tidak dingin dan diaduk denganbaik.

11. Tidak memasukkan makanan pada makanan.Ada dua pendapat mengenai maksud dari memasukkan makanan pada makanan. Pendapatpertama adalah kita dilarang makan kecuali setelah dua jam dari waktu makanberat. Pendapat kedua adalah kita dilarang menyuap makanan ke dalam mulut padasaat masih ada makanan di dalamnya. Dunia kedokteran modern membuktikan bahwakedua hal tersebut memang berdampak negatif pada kesehatan.

12. Menjilati jari dan tempat makan.Menjilati tempat bekas makan akan sangat membantu pencernaan. Rasulullah sawsendiri menjilati jemari beliau setelah makan. Beliau bersabda:"Apabila salah seorang di antara kalian selesai makan, hendaklah dia tidakmembersihkan tangannya sehingga menjilatinya". (HR. Bukhori, Muslim, Ahmad,Tabrani)Hal itu menunjukkan adanya perintah untuk tidak meninggalkan sisa makanan ditempat makan. Juga diriwayatkan Turmudzi dengan lafaz:"Barangsiapa makan di piring, lalu ia menjilatinya, maka piring itu akanmemohonkan ampun untuknya". (HR. Turmudzi, Ibnu Majah, Ahmad)

13. Nabi melarang menggabungkan antara susu dan ikan, cuka dan susu, cuka danikan, buah dan susu, cuka dan nasi, delima dengan tepung, kubis (kol) denganikan, bawang putih dengan bawang merah, makanan lama dengan makanan baru,makanan asam dengan makanan pedas, makanan panas dengan makanan dingin.

14. Tidak tidur setelah makan.Nabi menganjurkan seseorang berjalan-jalan setelah makan malam. Tapi bisa jugadigantikan oleh shalat. Hal ini dimaksudkan agar makanan yang dikonsumsi masuklambung dengan tepat sehingga bisa dicerna dengan baik. Diriwayatkan dariAisyah bahwa Nabi saw bersabda:"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah yang Mahatinggi danshalat, serta janganlah kalian tidur setelah makan, karena dapat membuat hatikalian menjadi keras". (HR. Abu Naim dengan sanad dha'if)Diriwayatkan dari Anas dengan status marfu':"Makan malamlah sekalipun hanya dengan kurma kering (yang rusak), karenameninggalkan makan malam dapat mempercepat penuaan".

15. Makan bersama-sama dan tidak sendiri-sendiri.Hal ini menyebarkan sekaligus menciptakan nuansa penuh kasih sayang dan rasasaling mencintai yang tentunya akan memberi nilai positif bagi selera makan.

16. Makan sambil berbincang dan tidak diam.Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan suasana rileks dan menyenangkan saatmakan.

17. Menghormati budaya dan tradisi makan yang ada di tempat kita makan.Dilarang menghina atau membenci makanan, sekalipun makanan itu di luarkebiasaan kita.

18. Bersikap lembut terhadap orang sakit dengan tidak memaksakan makanantertentu.

19. Menjaga perasaan orang lain dengan tidak membelakangi posisi mereka. Halini bisa menyebabkan terganggunya selera makan orang tersebut.

20. Tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu panas dan minuman yang terlaludingin.

Minggu, 08 Agustus 2010

kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku

Jangan terlalu menyayangi seseorang, kelak kita akan membencinya.
Jangan pula terlalu membenci seseorang,kelak kita akan menyayanginya.”

“Usah tangisi akan

perpisahan sebaliknya tangisi akan pertemuan. Tanpa pertemuan, maka tiadalah perpisahan”

” Berfikir secara rasional tanpa dipengaruhi oleh naluri atau emosi merupakan
satu cara menyelesaikan masalah yg paling berkesan”

” Cinta itu apabila anda bertemu dan membuat pilihan yang tepat”

” Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain, janganlah hidup seperti duri mencucuk diri dan menyakiti orang lain.”

” Dunia ini ibarat pentas. Kita adalah pelakunya. Maka berlomba-lombalah
beramal supaya hidup bahagia di dunia dan akhirat”

” Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir”

” Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri”

“Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak mau mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari” – ( Saidina Ali)

” Perkataan sahabat yg jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi darinenek moyang” – (Saidina Ali)

“Ingatlah, sabar itu iman, uang bukan teman, dunia hanya pinjaman dan mati tak berteman..”

” Lidahmu adalah bentengmu, jika engkau menjaganya maka ia akan menjagamu, dan jika engkau membiarkannya maka ia tidak akan mempedulikanmu”

“Orang yg paling berkuasa adalah orang yg dapat menguasai dirinya sendiri”

“Kita selalu lupa atau jarang ingat apa yang kita miliki, tetapi kita sering kali ingat apa yang ada pada orang lain.”

“Fikirkan hal-hal yang paling hebat,Dan engkau akan menjadi terhebat.
Tetapkan akal pada hal tertinggi, Dan engkau akan mencapai yang tertinggi.”

Masa depan itu dibeli oleh masa sekarang.

Rabu, 02 Juni 2010

MICHAEL JAKSON DEATH ROILS WIKIPEDIA

The entertainment site TMZ.com reported at 2:20 p.m. PDT that: "We're told when paramedics arrived Jackson had no pulse and they never got a pulse back."

Some Wikipedians repeatedly deleted references to Jackson's alleged demise, saying in separate comments that "This is not yet verified," "He's not dead," "Premature edits," and "ONCE AGAIN, HE IS NOT DEAD, JUST STOP."

But they were too slow for the legions of Wikipedia users who descended on the site and repeatedly modified the entry about the pop star. The typical edit was to insert Thursday as the date of Jackson's demise. Others were more subtle; one used the word "was" instead of "is," while another edit called "Invincible" his "last studio album."

By around 3:15 p.m. PDT, Wikipedia appeared to be temporarily overloaded. The site reported the error: "Sorry! This site is experiencing technical difficulties... Cannot contact the database server: Unknown error (10.0.6.24))"

Plenty of blogs echoed TMZ's report, but news organizations tended to be more cautious. Fox News said Jackson's "condition wasn't immediately clear," while Reuters cited TMZ.

The Los Angeles Times initially reported that Jackson was in a coma, and then updated its story at 3:15 p.m. PDT to say: "Pop star Michael Jackson was pronounced dead by doctors this afternoon after arriving at a hospital in a deep coma, city and law enforcement sources told The Times." (The Times' Web server was overloaded and could only be reached intermittently.)

Around the same time, the Wikipedia editors had finally intervened in the edit-and-delete-the-edits scrum. One locked two articles about Jackson and his health for about six hours, which prevented them from being modified until the situation became more clear.

KOTA POMPEEI yang hilang

Kota Pompeei merupakan sebuah kota yang ada pada zaman romawi dekat Napoli, Itali. Kota ini hancur dan musnah akibat letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
""" observasi ke SD eh baca buku tentang kota ini hehehe""""""""

Kamis, 27 Mei 2010

Terapi Sholat Untuk Kesehatan

sholat adalah tiang agama,Asholatu imanuddin, sholat adalah tiang agama yaitu pilar agama adalah keimanan, dengan keimanan itu akan menghidupkan sholat. Ikhsan, akhlak dan moral yang berarti ibadah sholat itu akan membentuk akhlak dan moral. Jika dibahas satu persatu ada 9 (sembilan) gerakan

sholat yang dibahas oleh Imam Bukhori, dimana letak pembentukan moral dan akhlaknya.Pada dasarnya Sholat merupakan alat manusia untuk berkomunikasi, mengucapkan rasa syukur kita terhadap Allah. Saat sholat akan terasa bahwa kita sangat dekat dengan Allah. Tanpa kita sadari gerakan-gerakan yang kita lakukan setiap hari mengandung terapi kesehatan. Sujud mengajarkan manusia tawadhu rendah hati karena ada sifat sombong dan apa yang kita banggakan semuanya pasti jatuh ke bawah. Harta jangan disombongkan karena tidak dibawa mati, pangkat jangan disombongkan karena ada waktu pensiun. Ilmupun jangan disombongkan karena dari Allah. Kegagahan tidak perlu dibanggakan karena ada waktu sakit, semuanya itu perlu dilatih melalui ibadah Sujud.

Ada ruku yang mengagungkan Allah, dan kesempurnaan hanya milik Allah. Kita sadar pada waktu ruku karena manusia tidak ada yang sempurna. I’tidal untuk memuji Allah, agar supaya kita mau mensyukuri nikmat dan jangan menjadi orang yang serakah dan kufur nikmat. Salam merupakan penjabaran dari silaturahmi antara satu mukmin dengan mukmin yang lain.

SHOLAT MENGANDUNG ENERGI

Dalam buku kuno Cina telah mengungkapkan periode alam semesta dalam 24 jam ini rupanya terjadi beberapa periode. Dalam buku itu terjawab ada hubungan antara manusia dengan alam di sekitar dan ini melalui waktu sholat terbukti bahwa energi alam dengan manusia terjadi sirkulasi yang amat seimbang, makanya Allah SWT menetapkan waktu-waktu sholat itu.

Kenapa sholat harus 5 kali dalam sehari ? Menurut pendapat ilmuwan Cina :

•Ada energi api akan keluar pada waktu jam 12.00 siang sampai sore, untuk mengobati jantung dan ginjal itu .
•Dalam gerakan sholat ashar adalah siklus dari panas ke dingin mereka menyebutnya terapi kandung kemih. Secara alamiah gerakan ashar itu ternyata memisahkan zat-zat kimia dalam tubuh kita
•Ada energi air yang keluar pada waktu jam 6 sore setelah terbenamnya matahari yang mereka menyebutnya bahwa maghrib itu menterapi ginjal.
•Gerakan isya yaitu setelah mega merah hilang, ini mereka menyebutnya sebagai terapi yang mengurangi kelebihan energi. Ada energi kayu yang keluar pada waktu jam 11 malam, dia yang menghancurkan racun-racun yang ada dibadan kita, dan menurut ilmuwan Cina racun itu bakar kayu untuk membuang racun di otak.
•Kemudian jam 02 pagi otak dibersihkan oleh energi kayu, dan selanjutnya Allah menyediakan dan mengisinya untuk sholat tahajud pada waktu sepertiga malam. Ilmuwan di Jerman melakukan penelitian Prof. Dr. Sholeh seorang guru besar Universitas Airlangga, telah membuktikan bahwa tahadjud yang teratur dan disiplin akan mencegah kanker, stres dan infeksi oleh sebab itu jika orang melakukan dengan teratur memiliki emosi yang positif. Energi udara keluar pada jam 02
•Jam 03 pagi energi logam yang menterapi kita.
•Jam 06 pagi melakukan sholat dhuha untuk menterapi pencernaan.
Dalam gerakan sholat para ilmuwan Cina bahwa 9 (sembilan) gerakan sholat, atau disebut dengan gerakan suprayoga karena energi itu akan masuk ke syaraf di tangan dan cara yang paling tepat untuk menangkap energi itu karena kita takbir waktu mengawali sholat, takbir waktu bangun dari ruku di situlah energi masuk.

Menurut Rasulullah SAW meletakkan pergelangan tangan kanan di atas pergelangan tangan kiri yang berarti tangan kiri dijepit oleh jari tangan kanan, menjepit pembuluh balik tangan kiri yang menyebabkan pembuluh tangan kanan mengembang selama imam membacakan al fatihah dan surah. Di saat kita mau ruku tangan diangkat semprotan dari tangan kanan itu langsung ke telinga ke mata dan sebahagian otak.

Ruku melenturkan memori otak dan ginjal. Sujud menurut para ilmuwan Cina korener dan oksigen, posisi Sujud pembuluh jantung mengembang. Duduk pada tahiyat awal mereka mengatakan pembakaran mengefektifkan kelenjer keringat dan pencegahan pengapuran dan tahiyat akhir menterapi keseimbangan dan wasir. Duduk antara dua Sujud mereka menyebutnya duduk keperkasaan karena menarik syaraf dibawah lutut dan dipangkal paha.

Jadi kita tidak heran bahwa Allah menekankan gerakan sholat dan waktu sholat, ini merupakan syariah yang menerapi kita dan harus diperhatikan dan itulah makna asholatu imanuddin dan sholat merupakan tiang agama. Semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan kemudahan bagi kita. Amien.

Selasa, 27 April 2010

(CERPEN) MASAK ANAK KULIAH KALAH SAMA SEMUT

MAULANA FAJAR WANDHIRO
Dahulu kala ada sebuah kerajaan yang bernama Ambalat yang mempunyai Raja bernama Raden Korec Lumero Mentor M.Pd. Raja tersebut sangat menyukai binatang-binatang, baginda menyediakan lahan yang besar buat peliharaannya di belakang istana. Suatu ketika Raden Korec ingin menambah koleksi binatang

peliharaannya, kemudian berkata kepada ajudan-ajudannya “Bro,gue pengen nambah koleksi binatang, ada ide coyy”. Salah satu ajudannya menjawab,”gimana kalau semut Bos, Be’na(bahsa madura) belum punya peliharaan semut”. Setelah disetujui baginda raja pun langsung menuju hutan untuk berburu semut. Setelah rombongan menemukan seekor semut semua gembira,akhirnya setelah beberapa hari mencari dan hampir putus asa semut pun datang di pelupuk mata.“hai semut, maukah kamu ikut ke kerajaanku dan menjadi peliharaanku”, tanya Raja. Semut menggelengkan kepala dan berkata” saya mau jadi peliharaan baginda tapi saya hanya ingin tinggal di sini”. Setelah berdebat lama seperti acara debat di salah satu stasiun televisi akhirnya sang raja menyetujui keinginan semut. “Berapa banyak makanan yang kamu butuhkan dalam satu tahun, aku hanya akan menjengukmu setiap satu tahun sekali karena tempatmu jauh dari istana”, tawar baginda. “Semut pun menjawab,” saya membutuhkan satu iris roti untuk hidup satu tahun di sangkar yang baginda buat untuk saya ini”. Setelah semua beres raja kembali ke istana dan meninggalkan si semut di dalam sangkar yang membuat semut tidak bisa keluar.
Satu tahun berlalu disela-sela Raden korec memimpin kerajaannya, dia ingat akan janjinya mengunjungi semut peliharaanya. Pergilah raja sendirian tanpa ditemani ajudan-ajudannya. Sesampainya di hutan baginda melihat seekor semut di dalam sangkar dan separuh irisan roti. “kenapa tidak kamu habiskan roti itu bro....!bukannya dalam satu tahun itu harusnya sudah habis dan aku membawakan roti baru untukmu”, tanya si Raja. “Saya takut baginda raja lupa menjenguk saya, jadi hamba harus bisa memanfaatkan satu iris roti ini buat minimal dua tahun, kalau saja baginda lupa seumur hidup tidak menjenguk, setidaknya saya bisa hidup lebih dari satu tahun”jawab si semut sambil rokokan. Raja pun terkagum melihat kebiasaan hemat si semut dan berkata,”Seandainya Rakyatku memiliki sifat hemat seperti dirimu, pasti rakyatku akan makmur, tentram dan tidak ada kemiskinan lagi, ya setidaknya garis kemiskinan akan menurun di tahun depan.”. .....THE END.....

Kamis, 22 April 2010

BERORGANISASI

MAULANA FAJAR WANDHIRO
BERORGANISASI

Organisasi → Sekelompok manusia yang diatur untuk bekerja sama dalam rangka mencapai tujuan bersama.contoh sempit keluarga.
Ciri-ciri organisasi→kumpulan manusia, tujuan bersama, kerja sama dan pengaturan.
Macam-macam organisasi di sekitar kita→Organisasi disekolah, di masyarakat,politik,organisasi dalam kelas,pemerintahan dsb.
Diharapkan setelah mempelajari kd ini siswa dapat mengetahui pengertian organisasi mengetahui bentuk organisasi disekolah,mengetahui bentuk organisasi dimasyarakat,mempraktikkan memilih organisasi pengurus sekolah.
Pentingnya organisasi bagi siswa kelas 5
Manfaat→menambah teman,melatih hidup bermasyarakat, melatih hidup bersama dengan orang lain, belajar menghormati orang lain,belajar memecahkan masalah secara bersama, belajar mengemukakan pendapat, belajar menghargai pendapat orang lain, belajar menaati dan berdisiplin dengan tata tertib, menambah pengetahuan dan pengalaman, meningkatkan persatuan dan kerukunan dalam teman maupun masyarakat.
Cara menyampaikannya adalah→didalam kelas juga bisa dikatakan organisasi,jadi disamping guru memberikan materi tentang apa dan bagaimana organisasi itu berjalan bisa juga dengan membentuk struktur kelas dengan cara voting,kemudian menentukan jadwal piket yang melibatkan semua warga kelas.

MENYEBUTKAN CONTOH-CONTOH ORGANISASI DILINGKUNGAN SEKITAR
Organisasi di sekolah.Pramuka, koperasi, Kegiatan PMR melatih siswa lebih peka dan perduli dalam segi kemanusiaan terhadap sesama.
Organisasi di masyarakat PKK, Karangtaruna,untuk mengenalkan organisasi2 yang ada didalam masyarakat terhadap siswa sebaiknya siswa diberi tugas.misalnya, peserta didik membentuk kelompok kemudian mengunjungi tempat2 organisasi di masyarakat seperti karangtaruna, atau RT,beri mereka tugas kelompok untuk menanyakan pada pak ketua RT misalnya, apa saja tugas ketua RT, apakah RT termasuk organisasi, apa tujuan bersama yang hendak dicapai organisasi RT, apa sajakah peraturan-peraturan yang berlaku di dalamnya. Kemudian dibacakan didepan kelas tentang apa yang telah di kerjakan kelompok..Bahkan organisasi di masyarakat ini meliputi organisasi pemerintah, politik dan ekonomi.
MEMATUHI KEPUTUSAN BERSAMA
Sebelum mematuhi keputusan bersama alangkah baiknya kalau siswa itu memahami apa itu keputusan bersama. Musyawarah dilakukan untuk memperoleh keputusan bersama, keputusan bersama ini melibatkan semua orang yang berkepentingan atau semua anggota organisasi. Nilai dasar melakukan musyawarah adalah, kebersamaan, persamaan hak, kebebasan mengemukakan pendapat, menghargai pendapat orang lain dan pelaksanaan hasil keputusan secara bertanggung jawab. Setelah keputusan bersama itu tercapai dengan mufakat maka keputusan bersama tersebut harus dipatuhi dengan penuh tanggung jawab. Mematuhi keputusan bersama ini sangat penting bagi siswa kelas 5 karena melatih peserta didik memiliki sikap kekeluargaan yang kuat dan gotong royong dalam melaksanakan keputusan bersama, gotong royong yang dimaksud adalah putusan apapun akan lebih mudah dengan gotong royong, tidak ada perbedaan antara pengurus dengan anggota. Misalnya siswa dalam satu kelas satu kelompok yang diibaratkan adalah keluarga ketika melakukan tugas seperti jadwal piket harian. Semua warga kelas harus melaksanakan keputusan tersebut. Jika tiba giliran menyapu, ketua kelaspun harus melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab. Demikian juga dengan anggota kelas yang lain. Manfaatnya adalah #semua anggota merasa memiliki kedudukan yang sama di dalam kelas, # terciptanya keadilan antar anggota. # Setiap anggota melaksanakan keputusan bersama didasari oleh rasa tanggung jawab.
Siswa juga telah mengamalkan pancasila yaitu sila ke 4 , kerakyatan, yang memiliki nilai-nilai sebagai berikut
1. Setiap warga indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama
2. Tidak boleh memaksakan kehendak orang lain
3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan bersama
4. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah
5. Musyawarah diliputi oleh semangat kekeluargaan.
6. Menerima hasil keputusan dengan penuh tanggung jawab.
Misalnya dalam pelajaran IPA yang membahas tentang binatang reptil,apa ciri-cirinya,bentuknya,kemudian macam-macamnya. Peserta didik disuruh membentuk kelompok dan berunding untuk mencapai jawaban yang utuh.
Kd ini memiliki tujuan utama melatih hidup bermasyarakat, melatih hidup bersama dengan orang lain, belajar menghormati orang lain,belajar memecahkan masalah secara bersama, belajar mengemukakan pendapat, belajar menghargai pendapat orang lain, belajar menaati dan berdisiplin dengan tata tertib, menambah pengetahuan dan pengalaman, meningkatkan persatuan dan kerukunan dalam teman maupun masyarakat.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MAULANA FAJAR WANDHIRO
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Kelas/Semester : 4/2

I Standar Kompetensi
1.1. Mengenal candi peninggalan Hindu Buda

II Kompetensi Dasar
2.1. Membedakan candi-candi peninggalan Hindu, Budha

III Indikator
3.1. Mengidentifikaasi candi-candi peninggalan Hindu, Budha

IV Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan karyawisata / Studitour di candi peninggalan Hindhu-Budha, siswa dapat :
1.Siswa dapat mengidentifikasi candi-candi peninggalan Hindu, Budha di Indonesia
2. Siswa dapat menjelaskan sejarah adanya candi
3. Siswa dapat megerjakan tugas yang di berikan dengan baik

V Materi Pembelajaran
5.1.Mengidentifikasi candi-candi peninggalan Hindu dan Budha

VI Metode Pembelajaran
6.1. Metode
- Karyawisata
- Ceramah
- Pemberian Tugas
6.2. Sumber bahan
-Observasi lapangan
-Buku IPS yang relevan
-Gambar

VII Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran
No URAIAN KEGIATAN Pengorganisasian
Siswa Waktu
1. a. Kegiatan Awal
 Siswa mempersiapkan & mencatat keperluan yang harus di bawa untuk karya wisata

b. Kegiatan Inti
 Guru menunjukkan gambar-gambar candi Hindu Budha.
 Guru memberitahukan candi apa sajakah yang akan dikunjungi.
 Siswa memperhatikan dan mengamati gambar.
 Guru memberikan intruksi apa saja yang akan dilakukan disaat berkaryawisata.
 Siswa mencatat intstruksi tersebut.
 Guru memberikan pertanyaan kepada siswa tentang karyawisata yang akan dilaksanakan.
 Siswa menjawab pertanyaan dari guru.

c. Kegiatan Akhir
 Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi dan persiapan apa saja yang harus dibawa, serta mencatat kegiatan-kegiatan apa yang harus dilakukan pada saat karyawisata.
 Siswa mengerjakan tugas laporan yang telah diberikan oleh guru dan mengumpulkannya sehari setelah pelaksanaan karyawisata.
d. Penilaian
1. Teknik : Tes tertulis (tugas laporan hasil karyawisata), tes lisan (ulangan harian)
2. Bentuk instrument : Tes uraian / Isian
 Pertemuan 1
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat!
1. Apa perbedaan candi Hindu dan Budha?
2. Apa sebenarnya arti dari Borobudur?
3. Candi Borobudur terletak di kota mana?
4. Jelaskan sejarah berdirinya candi Borobudur?
5. Peninggalan dari kerajaan apa candi Borobudur?
6. Apakah candi hanya ditemukan di pulau jawa?
7. Cerita apa yang dilukiskan dalam relief Borobudur?
individu







individu


individu


individu


individu



individu



5 menit



2 menit

2 menit

2 menit
5 menit

5 menit
5 menit

4 menit

RANGKUMAN MATERI
1. Candi yang akan dikunjungi adalah:
a. Candi Borobudur
b. Candi Prambanan
2. Perlengkapan yang harus dipersiapkan untuk karyawisata ke Candi Borobudur & prambanan:
- siswa harus membawa buku panduan / buku paket IPS kelas 4
- siswa harus membawa buku tulis dan perlatan alat tulis lainnya
- siswa harus memakai seragam merah putih lengkap
3. Contoh candi-candi kerajaan Hindu Budha:
a. Candi kerajaan Hindu (Candi Prambanan)







b. Candi Kerajaan Budha (Candi Borobudur)



4. Kegiatan siswa selama berkaryawisata :
- siswa harus menulis sumber-sumber yang ada
- siswa harus membedakan karakteristik antara candi peninggalan Budha dan Hindu
- siswa harus mengidentifikasi peninggalan-peninggalan sejarah
5. Penjelasan tentang candi Borobudur
Borobudur adalah nama sebuah candi yang berdiri pada abad 9 M oleh Dinasti Saylendra. Borobudur terletak desa Borobudur,di Kabupaten Magelang di Jawa Tengah. Candi Borobudur memang sebuah candi yang sangat megah, memerlukan ribuan meter kubik batu Andesit. Batu Andesit adalah batu gunung yang keras, batu itu disusun tanpa alat perekat atau semen baik untuk lantai atau dindingnya akan tetapi bangunan itu sangat kokoh sekali. Setelah itu baru dinding-dindingnya di ukir dalam berbagai relief. Relief itu ada dua yaitu yang berupa cerita dan ada pula bidang luas belaka. Oleh karena kemegahannya, candi Borobudur termasuk salah satu dari keajaiban dunia. Borobudur adalah bangunan suci agam Budha, bangunan bertingkat-tingkat jumlahnya 10 tingkat. 6 tingkat berbentuk bujur sangkar, 3 tingkat diatasnya berbentuk bundar melingkar. Pada puncaknya berdiri sebuah stupa induk. Stupa adalah lambang tertinggi agama Budha. Pada candi B orobudur ditemukan cerita tentang kehidupan manusia yang sesuai dengan ajaran agama Budha. Candi Borobudur telah mengalami perbaikkan beberapa tahun yang lalu. Dunia internasional juga memperhatikan keselamatannya, sekarang candi Borobudur telah menjadi objek wisata yang menarik di Jawa Tengah.
- Bara : kompleks candi, Biara dan Asmara
- Budur : diatas
Jadi Borobudur berarti candi, Biara, atau Istana diatas bukit.
6. Penjelasan tentang candi Prambanan
Candi Prambanan merupakan kelompok candi yang dibangun oleh raja-raja Dinasti Sanjaya pada abad IX. Candi ini terletak di Yogyakarta tepatnya di sebelah timur magelang, Jawa Tengah. Di candi ini terdapat tulisan nama pikatan dan ditemukannya tulisan ini pada candi menimbulkan pendapat bahwa candi ini dibangun oleh Rakai Pikatan yang kemudian diselesaikan oleh Rakai Balitung berdasarkan prasasti berangka 856 M “Prasasti Siwargrarha” sebagai manifest politik untuk meneguhkan kedudukannya sebagai raja yang besar.Prasasti Siwargrarha tahun 856 M yang dikeluarkan oleh Rakai Pikatan tidak diketahui asalnya, kini disimpan di Museum Nasional Jakarta

BUDI PEKERTI

MAULANA FAJAR WANDHIRO
PENDIDIKAN BUDI PEKERTI

1. Nyanyian
Nyanyian adalah salah satu kesenian banyak disenangi dan digemari oleh semua kalangan, baik kalangan dewasa hingga kanak-kanak. Sebagian besar anak-anak menyukai nyanyian adat yang didalamnya mempunyai makna dalam kehidupan sehari-hari. Nyanyian adat yang banyak digemari dan sering dinyanyikan oleh anak-anak adalah
a. Lir-ilir
b. Apuse kakondao
c. Ampar-ampar pisang
d. Potong bebek angsa

2. Dongeng
Dongeng sangat digemari oleh anak-anak, sebagian besar anak-anak menyukai dongeng karena sering diceritakan oleh gurunya disela-sela waktu pelajaran sebagai hiburan. Selain diceritakan oleh gurunya, anak-anak juga banyak mendapatkan cerita dongeng dari orang tuanya sebelum mereka tidur. Sebagian besar dongeng yang diceritakan adalah dongeng rakyat dimana mereka tinggal, misalnya :

a. Kancil mencuri ketimun
b. Asal-usul danau toba
c. Asal-usul banyuwangi
d. Gunung tangkuban perahu
e. Malin kundang
3. Seni
Banya macam-macam seni yang disenangi oleh sebagian besar anak-anak sebagai hobi. Di jawa misalnya anak-anak masih aktif dalam mempelajari seni,bahkan masih banyak anak-anak yang ikut kursus seni dan banyak pula sekolah-sekolah dasar yang mengadakan eskul (ekstra kurikuler) yang wajib diikuti oleh semua siswa-siswanya.Jawa memiliki banyak kesenian khas misalnya
a. Seni tari meliputi, tari remo, tari kuda lumping, tari serimpi, tari gambyor.
b. Seni musik meliputi, seruling, gendang, gamelan,dll.
c. Seni ludruk
d. Seni wayang kulit

4. Permainan
Di jawa timur khususnya, masih banyak sekali permainan-permainan adattradisional yang sangat digemari oleh anak-anak, meskipun saat ini permainan ini tidak banyak dimainkan karena sudah tersedianya permainanyang canggih, akan tetapi ank-anak di pedesaan masih gemar memainkan permainan adat atau tradisional misalnya
a) Petak umpet
b) Lompat tali
c) Bentengan
d) Congkak(dakon)
e) Klereng
f) Cublak-cublak suweng
g) Bekel
h) Egrang
i) Suku-suku batok
j) Yoyo
k) layangan
5. Ungkapan atau peribahasa
Pada kenyataannya tidak banyak anak-anak yang menggunakan ungkapan atau peribahasa dalam kehidupan sehari-hari, akan tetapi ada juga anak-anak yang menggunakannya. Khususnya anak-anak yang bertempat tinggal di daerah yang masih kental dengan adat budayanya. Ungkapan atau peribahasa yang digunakan dalam adat jawa misalnya
a. Becik ketitik ala ketara : yang baik akan kelihatan dan yang buruk akan tampak.
b. Diwenehi ati nggrogoh rempela : orang yang melunjak harta tidak tahu terimakasih.
c. Kebo nyusu gudel : seorang guru yang harus belajar kepada muruidnya.
d. Kebo kabotan sungu : orang yang lupa daratan.
e. Mangan ora mangan asal kumpul : jiwa kekeluargaan yang sangat besar.
f. Rawe-rawe rantas malang-malang putung : rawe berarti suatu tanaman yang menjulur dan menghadang dan harus diberantas, dapat diambil kesimpulan suatu yang menghalangi tujuan harus disingkirkan.
MAULANA FAJAR WANDHIRO;;;;;;DEFINISI BIMBINGAN KONSELING 1.Definisi Bimbingan Konseling Bimbingan merupakan proses pemberian bantuan yang dilakukan konselor kepada seorang atau beberapa orang individu dalam hal memahami diri sendiri, menghubungkan pemahaman tentang dirinya sendiri dengan lingkungan, memilih, menentukan dan menyusun rencana sesuai dengan konsep dirinya dan tuntutan lingkungan berdasarkan norma-norma yang berlaku. Atau bisa di artikan bahwa bimbingan adalah Suatu proses membantu individu melalui usahanya sendiri untuk menemukan dan mengembangkan kemampuannya agar memeperoleh kebahagiaan pribadi dan kemanfaatan sosial yang di bantu oleh orang atau konselor. Suatu bantuan yang diberikan seorang konselor kepada orang lain yang bermasalah psikis, sosial dengan harapan klien tersebut dapat memecahkan masalahnya, memahami dirinya, mengarahkan dirinya sesuai dengan kemampuan dan potensinya sehingga mencapai penyesuaian diri dengan lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Menurut James F. Adam konseling adalah Suatu pertalian timbal balik antara 2 orang individu dimana yang seorang (konselor) membantu yang lain (conselee) supaya ia dapat memahami dirinya dalam hubungan denfgan masalah-masalah hidup yang dihadapinya waktu itu dan waktu yang akan datang. Bimbingan dan Konseling merupakan pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kemampuan belajar, dan perencanaan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan norma-norma yang berlaku. Bimbingan dan Konseling merupakan proses bantuan psikologis dan kemanusiaan secara ilmiah dan profesional yang diberikan oleh pembimbing kepada yang dibimbing (peserta didik) supaya mereka dapat berkembang secara optimal, yaitu mampu memahami diri, mengarahkan diri, dan mengaktualisasikan diri, sesuai tahap perkembangan, sifat-sifat, potensi yang dimiliki, dan latar belakang kehidupan serta lingkungannya sehingga tercapai kebahagiaan dalam kehidupannya. Bimbingan konseling adalah salah satu komponen yang penting dalam proses pendidikan sebagai suatu sistem. Konseling adalah usaha membantu konseli / klien secara tatap muka dengan tujuan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalah khusus. Dengan kata lain, teratasinya masalah yang dihadapi oleh konseli/klien. 2. Adanya Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar dan Tujuan Bimbingan dan Konseling Jika ditinjau secara mendalam, setidaknya ada tiga hal utama yang melatarbelangi perlunya bimbingan yakni tinjauan secara umum, sosio kultural dan aspek psikologis. Secara umum, latar belakang perlunya bimbingan berhubungan erat dengan pencapaian tujuan pendidikan nasional, yaitu: meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab, mandiri, cerdas dan terampil serta sehat jasmani dan rohani. Sekolah dasar bertanggung jawab memberikan pengalaman-pengalaman dasar kepada anak,yaitu kemampuan dan kecakapan membaca,menulis dan berhitung,pengetahuan umum serta perkembangan kepribadian,yaitu sikap terbuka terhadap orang lain,penuh inisiatif,kreatifitas,dan kepemimpinan,ketrampilan serta sikap bertanggung jawab guru sekolah dasar memegang peranan dan memikul tanggung jawab untuk memahami anak dan membantu perkembangan sosial pribadi anak. Fungsi dari bimbingan konseling tersebut dapat dibagi menjadi 3 macam yaitu : a. Fungsi penyaluran ( distributif ) Fungsi penyaluran ialah fungsi bimbingan dalam membantu menyalurkan siswa-siswa dalam memilih program-program pendidikan yang ada di sekolah, memilih jurusan sekolah, memilih jenis sekolah sambungan ataupun lapangan kerja yang sesuai dengan bakat, minat, cita-cita dan ciri- ciri kepribadiannya. Di samping itu fungsi ini meliputi pula bantuan untuk memiliki kegiatan-kegiatan di sekolah antara lain membantu menempatkan anak dalam kelompok belajar, dan lain-lain. b. Fungsi penyesuaian ( adjustif ) Fungsi penyesuaian ialah fungsi bimbingan dalam membantu siswa untuk memperoleh penyesuaian pribadi yang sehat. Dalam berbagai teknik bimbingan khususnya dalam teknik konseling, siswa dibantu menghadapi dan memecahkan masalah-masalah dan kesulitan-kesulitannya. Fungsi ini juga membantu siswa dalam usaha mengembangkan dirinya secara optimal. c. Fungsi adaptasi ( adaptif ) Fungsi adaptasi ialah fungsi bimbingan dalam rangka membantu staf sekolah khususnya guru dalam mengadaptasikan program pengajaran dengan ciri khusus dan kebutuhan pribadi siswa-siswa. Dalam fungsi ini pembimbing menyampaikan data tentang ciri-ciri, kebutuhan minat dan kemampuan serta kesulitan-kesulitan siswa kepada guru. Dengan data ini guru berusaha untuk merencanakan pengalaman belajar bagi para siswanya. Sehingga para siswa memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan bakat, cita-cita, kebutuhan dan minat (Sugiyo, 1987:14) Bimbingan itu sendiri dapat diartikan suatu bagian integral dalam keseluruhan program pendidikan yang mempunyai fungsi positif,bukan hanya suatu kekuatan kolektif.proses yang terpenting dalam pentingnya bimbingan adalah proses penemuan diri sendiri. Hal tersebut akan membantu anak mengadakan penyesuaian terhadap situasi baru,mengembangkan kemampuan anak untuk memahami diri sendiri dan meerapkannya dalam situasi mendatang. Bimbingan bukan lagi suatu tindakan yang bersifat hanya mengatasi setiap krisis yang dihadapi oleh anak,tetapi juga merupakan suatu pemikiran tentang perkembangan anak sebagai pribadi dengan segala kebutuhan,minat dan kemampuan yang harus berkembang. 1). Tindakan preventif di sekolah dasar Tuntutan untuk mengadakan identifikasi secara awal diakui kebenarannya oleh para ahli bimbingan karena: a. Kepribadian anak masih luwes,belum menemukan banyak masalh hidup,mudah terbentuk dan masih akan banyak mengalami perkembangan. b. Orang tua murid sering berhubungan dengan guru dan mudah dibentuk hubungan tersebut,orang tua juga aktif pendidikan anaknya disekolah. c. Masa depan anak masih terbuka sehingga dapat belajar mengenali diri sendiri dan dapat menghadapi suatu masalah dikemudian hari.Bimbingan tidak hanya pada anak yang bermasalah melai8nkan pandangan bimbingan dewasa ini yaitu menyediakan suasana atau situasi perkembangan yang baik,sehingga setiap anak di sekolah dapat terdorong semangat blejarnya dan dapat mengembangkan pribadinya sebik mungkin dan terhindar dari praktik-praktik yang merusak perkembangan anak itu sendiri. 2). Kesiapan disekolah dasar Konsep psikologi belajar mengenai kesiapan belajar menunjukan bahwa hambatan pendidikan dapat timbul jika kurikulum diberikan kepada anak terlalu cepat/terlalu lambat,untuk menghadapi perubahan dan perkembangan pendidikan yang terus menerus perlu adanya penyuluhan untuk menumbahkan motivasi dan menciptakan situasi balajar dengan baik sehingga diperoleh kreatifitas dan kepemimpinan yang positif pada aktrifitas melalui penyuluhan kepada orang tua dan murid. Manfaat Bagi Guru Dilakukannya layanan Bimbingan konseling adalah agar guru dapat mengerti karakteristik anak didiknya, agar lebih mudah membantu apabila anak mendapat masalah, Guru dapat memahami kebutuhan anak dalam melakukan proses belajar. 3. Jenis layanan Bimbingan Konseling Jenis-jenis layanan pada dasarnya merupakan operasionalisasi dari konsep bimbingan dan konseling dalam rangka memenuhi berbagai asas, prinsip, fungsi dan tujuan bimbingan dan konseling. Dalam perspektif kebijakan pendidikan nasional saat ini terdapat tujuh jenis layanan. Namun sangat mungkin ke depannya akan semakin berkembang, baik dalam jenis layanan maupun kegiatan pendukung. Para ahli bimbingan di Indonesia saat ini sudah mulai meluncurkan dua jenis layanan baru yaitu layanan konsultasi dan layanan mediasi. Namun, kedua jenis layanan ini belum dijadikan sebagai kebijakan formal dalam sistem pendidikan di sekolah.Untuk lebih jelasnya, di bawah ini akan diuraikan ketujuh jenis layanan bimbingan dan konseling yang saat ini diterapkan dalam pendidikan nasional. 1. Layanan Orientasi Layanan orientasi merupakan layanan yang memungkinan peserta didik memahami lingkungan baru, terutama lingkungan sekolah dan obyek-obyek yang dipelajari, untuk mempermudah dan memperlancar berperannya peserta didik di lingkungan yang baru itu, sekurang-kurangnya diberikan dua kali dalam satu tahun yaitu pada setiap awal semester. Tujuan layanan orientasi adalah agar peserta didik dapat beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru secara tepat dan memadai, yang berfungsi untuk pencegahan dan pemahaman. 2. Layanan Informasi Layanan informasi adalah layanan yang memungkinan peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi (seperti : informasi belajar, pergaulan, karier, pendidikan lanjutan). Tujuan layanan informasi adalah membantu peserta didik agar dapat mengambil keputusan secara tepat tentang sesuatu, dalam bidang pribadi, sosial, belajar maupun karier berdasarkan informasi yang diperolehnya yang memadai. Layanan informasi pun berfungsi untuk pencegahan dan pemahaman. 3. Layanan Pembelajaran Layanan pembelajaran merupakan layanan yang memungkinan peserta didik mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik dalam menguasai materi belajar atau penguasaan kompetensi yang cocok dengan kecepatan dan kemampuan dirinya serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya, dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik. Layanan pembelajaran berfungsi untuk pengembangan. 4. Layanan Penempatan dan Penyaluran Layanan penempatan dan penyaluran merupakan layanan yang memungkinan peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program latihan, magang, kegiatan ko/ekstra kurikuler, dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan segenap bakat, minat dan segenap potensi lainnya. Layanan Penempatan dan Penyaluran berfungsi untuk pengembangan. 5. Layanan Konseling Perorangan Layanan konseling perorangan merupakan layanan yang memungkinan peserta didik mendapatkan layanan langsung tatap muka (secara perorangan) untuk mengentaskan permasalahan yang dihadapinya dan perkembangan dirinya. Tujuan layanan konseling perorangan adalah agar peserta didik dapat mengentaskan masalah yang dihadapinya. Layanan Konseling Perorangan berfungsi untuk pengentasan dan advokasi. 6. Layanan Bimbingan Kelompok Layanan bimbingan kelompok merupakan layanan yang memungkinan sejumlah peserta didik secara bersama-sama melalui dinamika kelompok memperoleh bahan dan membahas pokok bahasan (topik) tertentu untuk menunjang pemahaman dan pengembangan kemampuan sosial, serta untuk pengambilan keputusan atau tindakan tertentu melalui dinamika kelompok, dengan tujuan agar peserta didik dapat memperoleh bahan dan membahas pokok bahasan (topik) tertentu untuk menunjang pemahaman dan pengembangan kemampuan sosial, serta untuk pengambilan keputusan atau tindakan tertentu melalui dinamika kelompok. Layanan Bimbingan Kelompok berfungsi untuk pemahaman dan pengembangan. 7. Layanan Konseling Kelompok Layanan Konseling kelompok merupakan layanan yang memungkinan peserta didik (masing-masing anggota kelompok) memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan permasalahan pribadi melalui dinamika kelompok,. Layanan Konseling Kelompok berfungsi untuk pengentasan dan advokasi. 8. Konsultasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik. 9. Mediasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka.

The King Blues: How to play a protest

MAULANA FAJAR WANDHIRO, sumber : music blog

The King Blues: How to play a protest



The King Blues at G20 protest



The King Blues at the G20 protest (Itch is on the left in the red hoodie)



Protest is a democratic right. Yet at last week's G20 protests – which I attended with my band the King Blues – the police made it as difficult as possible to exercise that right. Their intimidation tactics included using FIT photographers to capture images of protesters, showing up in riot gear and penning everyone in for hours without letting people go to the toilet or have water.



In the face of this clampdown on democracy, we wanted people to feel like they could dance on the streets again. That's why we took the King Blues sound system – a PA system on a tiny float wheeled by a rickshaw – down to the Saturday protest. The sound system was inspired by Emma Goldman's quote, "If I can't dance, it's not my revolution", and it has seen a fair bit of action in its time.



We weren't officially invited to play by any organisers. We just decided it's as much our march as anyone else's and set up our own space. It's not always easy playing at a protest – the mics cut out and the wind can make it sound haunted. Plus, walking while playing for so long means that an endless amount of things can go wrong. Midway through a speech about how the government cannot silence us anymore, my microphone cut out!



We cycled into the march playing the Dead Kennedys' Holiday in Cambodia at full blast to let people know where the sound was. They quickly gathered around and we set up our instruments – before a police officer threatened us that if we didn't move, he'd move us. Finally we were off and the reaction was amazing. Masses of people dancing around shouting, "The streets are ours!". It truly warmed the heart. We played Don't Let the Bastards Win while walking past the Ritz and Blood On My Hands outside Parliament. It all seemed scarily fitting.



We arrived in Hyde Park playing Let's Hang the Landlord and set up between the socialist speakers on the stage and the anarchist speakers' corner. Speeches are all well and good, but some people had already made their minds up and just wanted to dance, which is where we came in. Mateyboy from the Kooks was on stage playing his latest hit for an uninterested audience over on the main stage, while our ragtag army with hoods up and bandanas over their faces danced around us, drinking cider and recruiting for Wednesday's protests. By the time we'd started DJing the whole thing felt like a Hackney squat party at 4am.



When our battery finally ran out – with no warning – there was a massive groan from the crowd. But at least everyone had a good end to the day. We pushed the soundsystem back to the van, escorted by two police meatwagons. They found it hilarious driving right into the back of us and beeping their horn. Whatever – we'd already won the day.



It was a real endurance test but we finally made it back to Tottenham feeling knackered and victorious. People came together, which is empowering. It felt like maybe the protest movement had kicked off again. This week has truly put protesting back at the centre of politics, and we're pleased we got to do our bit.

Kamis, 11 Februari 2010

MENYANYI PEKERJAAN HATI APA OTAK YAHHH...!!!

MENYANYI PEKERJAAN HATI APA OTAK YAHHH...!!!
Banyak di buku-buku yg ane baca mengenai olah vokal, yg mendeskripsikn tentang menyanyi adalah pkerjaan hati, mungkin kalimat di atas diperuntukan buat yg udh mahir kali ya hehehehe. Karena jujur awal ane fokus menekuni olah vokal ane mikir pakek otak..
Menghitung dsb..bhkan smpe skarang klo dsuruh nyanyi pakek hti scra sepenuh hati,ane blm bsa,mungkin bth wkt lg,hehe
Langkah-langkah ane ini mungkin langkah yg keliru atau gmn,tetapi ya cAra ini yg buat ane nyaman n mungkin cma ane yg nyaman,mka dari itu jangan dtiru..
Guru vokal ane pernah berkata sesuatu yg kurang lbih seperti ini "PAHAMI MUSIKNYA BUKAN LAGUNYA". Awalnya ane bingung neh, stlah ane kaji sdikit mendalam,tugas pRtama ane buat menakLukkan sbuah lagu adalah dgn MENGOLAH RITME, DINAMIKA DAN VIBRASI,,,apaan tUh..hehe.untk pngertiannya cAri ja di google..kmudian ane cAri n hitUng tU MELODI N JALAN KORDnya biar ane brnyanyi dgn lepas,bebAs tnpa penjara. Stelah smua beres ane mencoba untk menggunakan organ2 yg menunjang n penting untk membuat cra nyanyi ane g mOnOtoN(Mengolah DINAMIKA), diafragma juga penting biar tenggorokan ane g tersiksa krna GURU VOKAL ane pernah brkata " FAJAR TEHNIK APAPUN YG KMU GUNAKAN DLM BRNYANYI, ITU TIDAK SALAH ASALKAN DGN CATATAN GAK MENYIKSA TENGGOROKANMU ". Dri pngertian itlah ane jd bebAs brfantasi,brimajinasi buat bikin tehnik2 yg menurut ane nyaman dgn tdk menyiksa tenggorokan. NASAL BONE,bagian ini ane gunakan untk meraih nada2 tingGi ,tp skrang ane msh blajar mengkombinasikan antara nasal dan suara dada,buat memperkuat pitch ane.stelah itu smua beras ane baru belajar memahami interptsi(makna) lagu n musiknya ,agar ane bisa mengatur n me manag kpn ane hruz brdinamika sdiH,Pilu,riang,memOhon,brcerita dsb. Inilah sbgian kcil cra ane yg nyaman ane gunakan,intinya kalau smua itu udah jadi kebiasaan maka barulah hati yang bernyanyi hehehehe,SELAMAT MENCOBA.....

Minggu, 07 Februari 2010

ILMUKU KU TITIPKAN SATELIT

SEMUA TULISAN INI APA YANG AKU DAPAT DI BANGKU KULIAH ,titip segala macam ilmu yang aku dapat di bangku kuliah di satelit BUAT JAGA-JAGA KALAU DI LAPTOPKU HILANG SEMUA
KALAUPUN BERMANFAAT YA ALHAMDULILLAH , NIAT AWAL HANYA TITIP TERIMAKASIH

TEORI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

TEORI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL
Teori Pendidikan Multikultural
Para pakar memiliki visi yang berbeda dalam memandang multikultural. Para pakar memiliki tekanan yang beragam dalam memahami fenomena multikultural. Ada yang tetap mempertahankan adanya dominasi kelompok tertentu hingga yang benar-benar menekankan pada multikultural. Pada Bab ini kita akan mengenali berbagai teori Pendidikan Multikultural yang dikemukakan oleh para ahli. Pengenalan sudut pandang para pakar teori Pendidikan Multikultural ini akan sangat membantu kita lebih mengenali pelaksanaannya di lapangan.
Horace Kallen
Jika budaya suatu bangsa memiliki banyak segi, nilai-nilai dan lain-lain; budaya itu dapat disebut pluralisme budaya (cultural pluralism). Teori pluralisme budaya ini dikembangkan oleh Horace Kallen. Ia menggambarkan pluralisme budaya itu dengan definisi operasional sebagai menghargai berbagai tingkat perbedaaan, tetapi masih dalam batas-batas menjaga persatuan nasional.
James A. Banks
Kalau Horace Kallen perintis teori multikultur, maka James A. Banks dikenal sebagai perintis Pendidikan Multikultur. Jadi penekanan dan perhatiannya difokuskan pada pendidikannya. Banks yakin bahwa sebagian dari pendidikan lebih mengarah pada mengajari bagaimana berpikir daripada apa yang dipikirkan. Ia menjelaskan bahwa siswa harus diajar memahami semua jenis pengetahuan, aktif mendiskusikan konstruksi pengetahuan (knowledge construction) dan interpretasi yang berbeda-beda. Siswa yang baik adalah siswa yang selalu mempelajari semua pengetahuan dan turut serta secara aktif dalam membicarakan konstruksi pengetahuan. Dia juga perlu disadarkan bahwa di dalam pengetahuan yang dia terima itu terdapat beraneka ragam interpretasi yang sangat ditentukan oleh kepentingan masing-masing. Bahkan interpretasi itu nampak bertentangan sesuai dengan sudut pandangnya. Siswa seharusnya diajari juga dalam menginterpretasikan sejarah masa lalu dan dalam pembentukan sejarah (interpretations of the history of the past and history in the making) sesuai dengan sudut pandang mereka sendiri. Mereka perlu diajari bahwa mereka sebenarnya memiliki interpretasi sendiri tentang peristiwa masa lalu yang mungkin penafsiran itu berbeda dan bertentangan dengan penafsiran orang lain. Misalnya, mengapa sampai terjadi perang Diponegoro pada tahun 1825 – 1830. Salah satu sebab kemunculannya adalah pembangunan jalan yang melintasi makam di daerah Tegal rejo, Yogyakarta yang secara kultural sangat dihormati oleh masyarakat sekitar pada waktu itu. Dari sudut pandang Belanda tindakan Diponegoro itu dianggap sebagai pemberontakan dan sudut pandang penguasa waktu itu dianggap sebagai upaya perebutan kekuasaan dari seorang putera selir yang dalam kultur Jawa kedudukannya tidak setinggi putera permaisuri. Namun sudut pandang apa pun yang digunakan sebagai motif yang melatar belakanginya perang Diponegoro, namun sebagai sebuah bangsa dan komitmen kita sebagai putera bangsa, kita memandang perjuangan Pangeran Diponegoro itu sebagai perjuangan seorang putra daerah yang ingin memerdekakan diri dari penjajahan bangsa asing. Siswa harus belajar mengidentifikasi posisinya sendiri sebagai putera bangsa yang sedang dijajah, kepentingannya yang ingin memerdekakan diri, asumsi dan filsafat idealnya. Dengan demikian dia akan mengetahui bagaimana sejarah itu terjadi dan menjadikan hal yang terjadi itu sebagai sejarah. Singkatnya, mereka harus menjadi pemikir kritis (critical thinkers) dengan selalu menambah pengetahuan dan ketrampilan, disertai komitmen yang tinggi. Semuanya itu diperlukan untuk berpartisipasi dalam tindakan demokratis. Dengan landasan ini, mereka dapat membantu bangsa ini mengakhiri kesenjangan antara ideal dan realitas (Banks,1993).
Di dalam The Canon Debate, Knowledge Construction, and Multicultural Education, Banks mengidentifikasi tiga kelompok cendekiawan yang berbeda dalam menyoroti keberadaan kelompok - kelompok budaya di Amerika Serikat : Pertama adalah traditionalis Barat. Kelompok kedua yaitu mereka yang menolak kebudayaan Barat secara berlebihan, yaitu kelompok Afrosentris. Kelompok ketiga, Multikulturalis.
Bill Martin
Dalam tulisannya yang berjudul Multiculturalism: Consumerist or Transformational?, Bill Martin menulis, bahwa keseluruhan isu tentang multikulturalisme memunculkan pertanyaan tentang "perbedaan" yang nampak sudah dilakukan berbagai teori filsafat atau teori sosial. Sebagai agenda sosial dan politik, jika multikulturalisme lebih dari sekedar tempat bernaung berbagai kelompok yang berbeda, maka harus benar-benar menjadi 'pertemuan' dari berbagai kelompok itu yang tujuannya untuk membawa pengaruh radikal bagi semua umat manusia lewat pembuatan perbedaan yang radikal (Martin, 1998: 128).
Martin J. Beck Matustik
Martin J. Beck Matustik berpendapat bahwa perdebatan tentang masyarakat multikultural di masyarakat Barat berkaitan dengan norma/tatanan. Matustík mengatakan "Semua segi dalam pembicaraan budaya saat ini mengarah pada pemikiran kembali norma Barat (the western canon) yang mengakui bahwa dunia multikultural adalah benar-benar nyata adanya " (Matustík, 1998). Dalam artikelnya, "Ludic, Corporate and Imperial Multiculturalism: Impostors of Democracy and Cartographers of the New World Order," Matustik menulis, "perang budaya, politik dan ekonomi menyerang pada segi yang mana, bagaimana dan lewat siapa sejarah multikultural dijelaskan."
Matustík mengatakan bahwa teori multikulturalisme meliputi berbagai hal yang semuanya mengarah kembali ke liberalisasi pendidikan dan politik Plato, filsuf Yunani. Sebuah karya Plato yang berjudul Republik, bukan hanya memberi norma politik dan akademis klasik bagi pemimpin dari negara ideal yang dia cita-citakan, namun juga menjadi petunjuk dalam pembahasan bersama tentang pendidikani bagi yang tertindas (Matustík, 1998). Ia yakin bahwa kita harus menciptakan pencerahan multikultural baru (a new multicultural enlightenment) yaitu "multikulturalisme lokal yang saling berkaitan, secara global sebagai lawan dari monokultur nasional" (Matustík, 1998).
Judith M. Green
Green menunjukkan bahwa multikulturalisme bukan hanya unik di A.S. Negara lain pun harus mengakomodasi berbagai kelompok kecil dari budaya yang berbeda. Kelompok-kelompok ini biasanya bertoleransi terhadap keuntungan budaya dominan. Secara unik, Amerika memberi tempat perlindungan dan memungkinkan mereka mempengaruhi kebudayaan yang ada. Dengan team, kelompok memperoleh kekuatan dan kekuasaan, membawa perubahan seperti peningkatan upah dan keamanan kerja. Wanita dan minoritas (Hispanis, Afrika dan Amerika Asli) harus memperoleh kesempatan ekonomi yang lebih baik, partisipasi politis yang lebih efektif, representasi media yang lebih disukai, dan sebagainya. Namun akhir abad 20 telah membawa orang Amerika pada suatu tempat "memerangi kebuntuan yang memerlukan pemikiran kembali yang baru dan lebih dalam tentang tujuan dan materi pendidikan dalam suatu masyarakat yang masih terus diharapkan dan dicita-citakan yang dibimbing oleh ide demokrasi" (Green, 1998). Bangsa ini selalu memandang pendidikan sebagai cara perubahan yang efektif, baik secara personal maupun sosial. Sehingga lewat pendidikan Amerika meraih kesuksesan terbesar dalam transformasi. Beberapa kelompok tidak bisa melihat bahwa kita sekarang adalah apa yang selalu ada. Yaitu, Amerika yang sejak kelahirannya, selalu memiliki masyarakat multikultural di mana berbagai budaya telah bersatu lewat perjuangan, interaksi, dan kerjasama (Green, 1998).
Dari beberapa pendapat dari para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa :
1. Horace Kallen adalah perintis teori multikultur. Budaya disebut pluralisme budaya (cultural pluralism) jika budaya suatu bangsa memiliki banyak segi dan nilai-nilai. Pluralisme budaya didefinisikan oleh Horace Kallen sebagai "menghargai berbagai tingkat perbedaaan dalam batas-batas persatuan nasional”. Sebagai budaya yang dominan, White Anglo-Saxon Protestan harus diakui masyarakat, sedangkan budaya yang lain itu dipandang menambah variasi dan kekayaan budaya Amerika.
2. James A. Banks dikenal sebagai perintis Pendidikan Multikultural. Banks yakin bahwa pendidikan seharusnya lebih mengarah pada mengajari mereka bagaimana berpikir daripada apa yang dipikirkan. Siswa perlu disadarkan bahwa di dalam pengetahuan yang dia terima itu terdapat beraneka ragam interpretasi sesuai kepentingan masing-masing. Siswa perlu diajari dalam menginterpretasikan sejarah masa lalu dan dalam pembuatan sejarah. Siswa harus berpikir kritis dengan memberi pengetahuan dan ketrampilan yang memadai dan memiliki komitmen yang tinggi untuk berpartisipasi dalam tindakan demokratis. Ada tiga kelompok budaya di Amerika : a) tradisionalis Barat, sebagai budaya yang dominan dari peradaban Barat, b) kelompok Afrosentris, yang menolak kebudayaan Barat secara berlebihan dan menganggap sejarah dan budaya orang Afrika seharusnya menjadi sentral dari kurikulum, c) kelompok multikulturalis yang percaya bahwa pendidikan seharusnya direformasi untuk lebih memberi perhatian pada pengalaman orang kulit berwarna dan tentang wanita.
3. Bill Martin menulis, bahwa isu menyeluruh tentang multikulturalisme bukan sekedar tempat bernaung berbagai kelompok budaya, namun harus membawa pengaruh radikal bagi semua umat manusia lewat pembuatan perbedaan yang radikal. Seperti halnya Banks, Martin menentang tekanan dari Afrosentris dan tradisionalis Barat. Martin menyebut keduanya "consumerist multiculturalism". Multikulturalisme bukan "consumerist" tetapi "transformational", yang memerlukan kerangka kerja. Masyarakat harus memiliki visi kolektif tipe baru yang berasal dari perubahan sosial yang muncul lewat transformasi.
4. Martin J. Beck Matustik berpendapat bahwa perdebatan tentang multikultural di masyarakat Barat berkaitan dengan norma/tatanan. Pembahasan multikultural berada pada pemikiran kembali norma Barat (the western canon) yang mengakui adanya multikultural. Teori multikulturalisme berasal dari liberalisasi pendidikan dan politik Plato. Republik, karya Plato, bukan hanya memberi norma politik dan akademis klasik bagi pemimpin dari negara ideal, namun juga menjadi petunjuk tentang pendidikan bagi yang tertindas. Matustik yakin bahwa kita harus menciptakan pencerahan multikultural baru yaitu "multikulturalisme lokal yang saling bergantung secara global sebagai lawan dari monokultur nasional".
5. Judith M.Green menunjukkan bahwa multikulturalisme bukan hanya di AS. Kelompok budaya kecil harus mengakomodasi dan memiliki toleransi dengan budaya dominan. Amerika memberi tempat perlindungan dan memungkinkan kelompok kecil itu mempengaruhi kebudayaan yang ada. Secara bersama-sama, kelompok tersebut memperoleh kekuatan dan kekuasaan untuk membawa perubahan dan peningkatan dalam ekonomi, partisipasi politis dan media massa. Untuk itu diperlukan pendidikan dan lewat pendidikanlah Amerika meraih kesuksesan terbesar dalam transformasi dan sejak kelahirannya Amerika selalu memiliki masyarakat multikultural yang telah bersatu lewat perjuangan, interaksi, dan kerjasama.

KLASIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) SECARA KONGKRIT

NAMA: MAULANA FAJAR WANDHIRO
NIM/KLS : 08390219/3E

KLASIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PERMANEN DAN TEMPORER
1. Anak Berkebutuhan Khusus Permanen dan Temporer
A. TUNANETRA
Ketunanetraan dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga hal, yaitu tingkat ketajaman penglihatan, saat terjadinya ketunanetraan dan adaptasi ketunanetraannya.
a. Berdasarkan Tingkat Ketajaman Penglihatan
b. Dari hasil tes snellen 20/20 feet atau 6/6 meter menunjukkan bahwa penglihatannya normal. Gangguan penglihatan yang ringan atau mempunyai tingkat ketajaman antara 6/6m-6/16m atau 20/20feet-20/50feet, tidak dikelompokkan pada tunanetra atau bahkan masih dapat dikatakan normal karena dengan dikoreksi kacamatanya, mereka masih mampu menggunakan peralatan pendidikan pada umumnya.
1. Tunanetra dengan ketajaman penglihatan antara 6/20m-6/60 tingkat ketajaman ini umumnya dikatakan tunanetra kurang lihat (low vision), penderita masih mampu melihat dengan bantuan alat khusus.
2. Tunanetra dengan ketajaman penglihatan antara 6/60m atau 20/200m feet atau kurang, tingkatan seperti ini sudah dapat dikatakan tunanetra berat secara umum dikatakan buta (blind).kelompok ini masih dapat diklasifikasikan lagi menjadi berikut ini.
2.1. Kelompok tunanetra yang masih dapat melihat gerakan tangan.
2.2. Kelompok tunanetra yang hanya dapt membedakan terang dan gelap.
3. Tunanetra yang memiliki visus 0, pada taraf terakhir ini, anak sudah tidak mampu lagi melihat rangsangan cahaya atau dapat dikatakan tidak dapat melihat apapun (totally blind).

c. Berdasarkan saat terjadinya ketunanetraan
1. Tunanetra sebelum dan sejak lahir,mengalami ketunanetraan saat dalam kandungan.
2. Tunanetra batita, mengalami tunanetra pada saat berusia di bawah 3 tahun. Bagi anak ini penglihatan yang telah dimiliki lama kelamaan akan hilang sehingga kesan-kesan visual atau konsep-konsep tentang benda atau lingkungan yang dimilikinya tidak telalu bermanfaat bagi kehidupan selanjutnya.
3. Tunanetra balita
4. Tunanetra pada usia sekolah
5. Tunanetra remaja
6. Tunanetra dewasa

7. Berdasarkan Adaptasi Pendidikan
Klasifikasi ini tidak berdasarkan tes ketajaman penglihatan, tetapi berdasarkan adaptasi pendidikan. Menurut Kirk (1989: 348-349)
 Ketidakmampuan melihat taraf sedang(moderate visual disability)
 Kemampuan melihat taraf berat(severe visual disability)
 Kemampuan melihat taraf sangat berat (profound visual disability)
B. TUNARUNGU
Tunarungu dapat diklasifikasikan berdasarkan 4 hal, yaitu tingkat Kehilangan pendengaran, saat terjadinya ketunarunguan,letakgangguanpendengaran secara anatomis, serta etiologi. Berdasarkan tingkat kehilangan pendengaran yang diperoleh melalui tes yang diperoleh dari tes dengan menggunakan audiometer, ketunarunguan dapat diklasifikasikan sebagai berikut. Tunarungu ringan (mild hearing loss) yang mengalami kehilangan pendengaran 27-40 dB, tunarungu sedang ( moderate hearing loss) antara 41-55dB, tunarungu agak berat ( moderately severe hearing loss) antara 56-70 dB, tunarungu berat ( severe hearing loss) antara71-90, tunarungu berat sekali (profound hearing loss) lebih dari 90dB. Berdasarkan saat terjadinya tunarungu dapat diklasifikasikan sebagai berikut, ketunarunguan prabahasa dan pancabahasa.
Berdasarkan letak gangguan pendengaran secara anatomis,tunarungu tipe konduktif, sensorineural, dan campuran. Berdasarkan etiologi atau asal usulnya, tunarungu endogen dan eksogen.
C. TUNAGRAHITA
Adalah mereka yang mengalami hambatan atau keterlambatan dalam perkembangan mental disertai ketidakmampuan untuk belajar dan menyesuaikan diri.
C Tunagrahita Ringan (IQ = 50 - 70)
C1 Tunagrahita Sedang (IQ = 25 - 50)
C2 Tunagrahita Berat (IQ < 25) D. TUNAWICARA Adalah mereka yang mengalami gangguan dalam berbicara diakibatkan oleh kelaianan/kerusakan pada organ bicara. E. TUNADAKSA Kelainan atau cacat yang menetap pada alat gerak (tulang, otot, sendi, dan pada sisstem saraf pusat) sehingga membutuhkan penyesuaian layanan Pendidikan F. TUNALARAS Mereka yang mengalami gangguan emosi dan perilaku sehingga mengalami kesulitan dalam bertingkah laku dan membutuhkan penyesuaian layanan pendidikan. G. TUNAGANDA Merupakan anak yang memiliki dua atau lebih kelainan, sehingga membutuhkan penyesuaian layanan Pendidikan. H. ANAK AUTIS Anak yang mengalami hambatan dalam proses interaksi sosial, komunikasi, perilaku, dan bahasa Anak berkebutuhan khusus yang bersifat sementara (temporer) adalah anak yang mengalami hambatan belajar dan hambatan perkembangan disebabkan oleh faktor-faktor eksternal, Misalnya: 1. Anak yang mengalami hambatan belajar dan perkembangan karena isolasi budaya dan kemiskinan Hal ini disebabkan karena budaya yang masih kental di daerah pelosok yang mana budaya tersebut sulit menerima modernisasi khususnya dalam pendidikan.Dalam hal ini pemerintah harus berperan aktif misalnya mengirimkan tenaga kerja khususnya guru untuk ditempatkan di daerah tersebut, pemerintah juga harus memfasilitasi kebutuhan daerah tersebut, misalnya membangun sekolah di daerah pelosok dan memberikan keperluan sekolah yang dibutuhkan. 2. Trauma akibat perlakuan kasar Anak yang yang mengalami gangguan emosi karena trauma akibat diperlakukan kasar sehingga anak ini tidak dapat belajar. Pengalaman traumatis seperti itu bersifat sementra tetapi apabila anak ini tidak memperoleh intervensi yang tepat boleh jadi akan menjadi permanent. Anak seperti ini memerlukan layanan pendidikan kebutuhan khusus, yaitu pendidikan yang disesuikan dengan hambatan yang dialaminya tetapi anak ini tidak perlu dilayani di sekolah khusus. Di sekolah biasa banyak sekali anak-anak yang mempunyai kebutuhan khusus yang bersifat temporer, dan oleh karena itu mereka memerlukan pendidikan yang disesuiakan yang disebut pendidikan kebutuhan khusus. 3. Anak yang mengalami kehidupan dua bahasa anak baru masuk Kls I Sekolah Dasar yang mengalami kehidupan dua bahasa. Di rumah anak berkomunikasi dalam bahasa ibunya (contoh bahasa: Sunda, Jawa, Bali atau Madura dsb), akan tetapi ketika belajar di sekolah terutama ketika belajar membaca permulaan, mengunakan bahasa Indonesia. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya kesulitan dalam belajar membaca permulaan dalam bahasa Indonesia. Anak seperti ini pun dapat dikategorikan sebagai anak berkebutuhan khusus sementra (temporer), dan oleh karena itu ia memerlukan layanan pendidikan yang disesuikan (pendidikan kebutuhan khusus). Apabila hambatan belajar membaca seeperti itu tidak mendapatkan intervensi yang tepat boleh jadi anak ini akan menjadi anak berkebutuhan khusus permanent. 4. Anak Lamban Belajar ( Slow Learner) Lamban belajar (slow learner) adalah anak yang memiliki potensi intelektual sedikit di bawah anak normal, tetapi tidak termasuk anak tunagrahita (biasanya memiliki IQ sekitar 70-90). Dalam beberapa hal anak ini mengalami hambatan atau keterlambatan berpikir, merespon rangsangan dan kemampuan untuk beradaptasi, tetapi lebih baik dibanding dengan yang tunagrahita. Mereka membutuhkan waktu belajar lebih lama disbanding dengan sebayanya. • Ciri-ciri yang dapat diamati pada anak lamban belajar: 1. Rata-rata prestasi belajarnya rendah (kurang dari 6), 2. Menyelesaikan tugas-tugas akademik sering terlambat dibandingkan teman-teman seusianya, 3. Daya tangkap terhadap pelajaran lambat, 4. Pernah tidak naik kelas. • Anak lamban belajar membutuhkan pembelajaran khusus antara lain: 1. Waktu yang lebih lama dibanding anak pada umumnya 2. Ketelatenan dan kesabaran guru untuk tidak terlalu cepat dalam memberikan penjelasan 3. Memperbanyak latihan dari pada hapalan dan pemahaman 4. Menuntut digunakannya media pembelajaran yang variatif oleh guru 5. Diperlukan adanya pengajaran remedial 5. Anak Berkesulitan Belajar Spesifik Dalam pelayanan pendidikan di Sekolah Reguler, sering kali guru dihadapkan pada siswa yang mengalami problem belajar atau kesulitan belajar.Salah satu kelompok kecil siswa yang termasuk dalam klasifikasi tersebut adalah kelompok anak yang berkesulitan belajar spesifik atau disebut specific learning disabilitis Anak berkesulitan belajar adalah individu yang mengalami gangguan dalam suatu proses psikologis dasar, disfungsi sistem syaraf pusat, atau gangguan neurologis yang dimanifestasikan dalam kegagalan-kegagalan nyata dalam: pemahaman, gangguan mendengarkan, berbicara, membaca, mengeja, berpikir, menulis, berhitung, atau keterampilan sosial. Kesulitan tersebut bukan bersumber pada sebab-sebab keterbelakangan mental, gangguan emosi, gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, atau karena kemiskinan, lingkungan, budaya, ekonomi, ataupun kesalahan metode mengajar yang dilakukan oleh guru. Secara garis besar kelompok siswa berkesulitan belajar dapat dibagi dua. Pertama, yang berkaitan dengan perkembangan (developmental learning disabilities), mencakup gangguan motorik dan persepsi, bahasa dan komunikasi, memori, dan perilaku sosial. Kedua yang berkaitan dengan akademik (membaca, menulis, dan berhitung) sesuai dengan kapasitas yang dimiliki, tetapi kedua kelompok ini tidak dapat dipisahkan secara tegas karena ada keterkaitan di antara keduanya (Kirk dan Gallagher, 1986: Mulyono Abduraahman, 1996: Hidayat, 1996). Kesulitan belajar dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari siswa yang berkecerdasan rata-rata, sampai yang berinteleligensi tinggi. Kesulitan belajar dapat berdampak negatif tidak saja dalam penguasaan prestasi akademik, tetapi juga perkembangan kepribadiannya. Kesulitan belajar yang dialaminya bukanlah sesuatu yang menetap, sebab intervensi dini dan pendekatan propesional secara terpadu dapat menangani kesulitan belajar yang mereka hadapi. Anak berkesulitan belajar spesifik dapat berupa kesulitan belajar membaca (disleksia), kesulitan belajar menulis (disgrafia), atau kesulitan belajar berhitung (diskalkulia), sedangkan dalam mata pelajaran lain, mereka tidak mengalami kesulitan yang berarti. • Ciri-ciri anak berkesulitan belajar spesifik: Anak yang mengalami kesulitan membaca (disleksia) 1. Kesulitan membedakan bentuk, 2. Kemampuan memahami isi bacaan rendah, 3. Sering melakukan kesalahan dalam membaca Anak yang mengalami kesulitan menulis (disgrafia) 1. Kalau menyalin tulisan serng terlambat selesai. 2. Sering salah menulis hurup b dengan p, p dengan q,v dengan u, 2 dengan 5, 6 dengan 9, dan sebagainya, 3. hasil tulisannya jelek dan tidak terbaca, 4. Sulit menulis dengan lurus pada kertas tak bergaris. 5. Menulis huruf dengan posisi terbalik (p ditulis q atau b) • Anak yang mengalami kesulitan berhitung (diskalkulia) 1. Sulit membedakan tanda-tanda: +, -, x, :, >, <, =
2. Sulit mengoperasikan hitungan/bilangan,
3. Sering salah membilang secara berurutan
4. Sering salah membedakan angka 9 dengan 6; 17 dengan 71, 2 dengan 5, 3 dengan 8, dan sebagainya,
5. Sulit membedakan bangun-bangun geometri.
• Kebutuhan Pembelajaran Anak Berkesulitan belajar khusus
Anak berkesulitan belajar khusus memiliki dimensi kelainan dalam beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran, diantaranya:
a) Materi pembelajaran hendaknya disesuikan dengan hambatan dan masalah yang dihadapi anak
b) Memerlukan uratan belajar yang sistimatis yaitu dari pemahaman yang konkrit ke yang abstrak
c) Menggunakan berbagai media pembelajaran yang sesuai dengan hambatannya.
d) Pembelajaran sesuai dengan urutan dan tingkatan pemahaman anak
e) Pembelajaran remedial.
6. Tidak bisa membaca karena kekeliruan guru mengajar
Penyebabnya adalah guru kurang dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dengan muridnya sehingga membuat peserta didik sulit untuk memahami makna yang di sampaikan guru,selain itu juga disebabkan karena ketidak sadaran guru dalam mengucapkan kata ( menambahkan atau mengurangi kata dalam berbicara atau membaca). Akibatnya peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi, lambat dalm belajar, dan proses belajarnya menjadi terhambat.


Guru merupakan ujung tombak dalam membantu mengatasi masalah-masalah yang dihadapi para siswanya, termasuk permasalahan yang di hadapinya. Untuk itu, sejalan dengan bervariasinya jenis anak berkebutuhan khusus, langkah pertama yang harus dilakukan guru adalah mampu melakukan identifikasi atau penjaringan terhadap mereka melalui pengenalan ciri-ciri atau karakteristik yang ditampilkannya. Kedua, mampu melakukan assesmen, merumuskan dan melaksanakan program pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, permasalahan, dan kebutuhannya. Dan, kemampuan melakukan kerja sama secara terpadu dengan propesi lain yang terkait dengan kondisi anak

MAKALAH OBSERVASI KE SLB

LAPORAN OBSERVASI ASESMEN
D A N
PROGAM PEMBELAJARAN INDIVIDU







Disusun oleh :
Nama : MAULANA FAJAR WANDHIRO
NIM : 08390219
Jurusan : PGSD 3E

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2009-2010

DAFTAR ISI


BAB I PENDAHULUAN 1

BAB II ISI 2
1. Laporan Hasil Observasi dan Identifikasi 2
2. Pelaksanaan Asesmen 4
3. Program Pembelajaran Individual 5

BAB III PENUTUP 8



























BAB I
PENDAHULUAN

A. Pendahuluan
Sekolah untuk anak berkebutuhan khusus atau dapat disebut juga Sekolah Luar Biasa yaitu layanan sekolah dan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, yang mana Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sendiri merupakan anak yang mempunyai sesuatu yang luar biasa yang secara signifikan membedakannya dengan anak-anak pada umumnya baik fisik,mental maupun intelektual. Keluarbiasaan yang dimiliki anak tersebut dapat merupakan sesuatu yang negatif maupun yang positif, dalam artian anak mempunyai keterbatasan atau bahkan memiliki kelebihan melebihi anak normal pada umumnya, dengan demikian keluarbiasaan itu dapat berada diatas rata-rata anak pada umumnya, dapat pula berada di bawah rata-rata anak pada umumnya. Oleh sebab itu kita sebagai seorang guru SD khususnya wajib mengetahui dan dapat mengatasi anak-anak yang berkebutuhan khusus.

B. Latar Belakang
Ahmad Rozakul Athfal atau yang biasa di panggil Athfal merupakan salah satu siswa yang bersekolah di SLB PEMBINA TINGKAT NASIONAL kelas I SDLB-B, Ia lahir di Malang pada tanggal 02 Desember tahun 2001,sekarang ia berumur 8 tahun,ia sekarang tinggal dengan orang tuanya di JL Pemancar TVRI Wonorejo Lawang. Ia merupakan anak dari pasangan Beny Rahmat dan Liati. Athfal memiliki kelainan jenis tunarungu atau mengalami gangguan pada pendengarannya. Pada kasus Athfal ini ketunarunguan yang di alaminya merupakan jenis tingkatan pendengaran Hearing level belum dapat di tentukan (sesuai dengan catatan kesehatan siswa), selain mengalami gangguan pendengaran, Athfal juga mengalami gangguan berbicara, gangguan berbicara yang dialami Athfal di sebabkan karena adanya gangguan pada pendengarannya,dalam berinteraksi dia cenderung acuh pada orang yang baru ia kenal, dalam kemampuan akademiknya dia juga kurang karena tidak dapat berbicara namun dalam bidang menulis ia sudah cukup bisa,akan tetapi ia harus diberi contoh terlebih dahulu, dalam berhitung dia belum mampu. Dalam hal emosi ia tidak stabil, ia akan marah dan menangis ketika ia di ganaggu oleh temen-temannya akan tetapi ia tiak pernah membalas. Aspek fisik Athfal tidak banyak mengalami hambatan, secara umum hampir sama dengan anak-anak pada umumnya.

BAB II
ISI

A. Laporar Hasil Observasi dan Identifikasi
Nama Siswa : Ahmad Rozakul Athfal
Kelas : I SDLB-B
Sekolah : SLB PEMBINA TINGKAT NASIONAL
Umur/Tanggal Lahir : 8 Tahun/02 Desember 1992
Jenis Kelainan : Tunarungu
Tingkat Ketulian : Belum Dapat Ditentukan
Tingkat Inteligensi : -
Tanggal Observasi : 21 Desember 2009

1. Interaksi Sosial
Dalam hal berinteraksi Atfhal cenderung acuh,ketika ia baru bertemu dengan orang yang ia kenal ia akan cuek,jika obsever bertanya nama, alamat dan tentang apa yang ia kerjakan ia hanya diam. Tetapi apabila dengan orang yang dikenalnya misalnya dengan ibu atau gurunya ia menurut dan berinteraksi dengan baik. Ketika mengikuti pelajaran ia sangat memperhatikan dan berkonsentrasi.
2. Kemampuan Akademik / Intelektual
- Menulis
Dalam hal menulis, Athfal sudah dapat menulis huruf maupun angka,akan tetapi dalam penulisannya ia masih kurang mampu menulis dengan rapi kalau dia tidak diberi contoh terlebih dahulu. Misalnya: Menulis kalimat “IBU MEMASAK DI DAPUR” dalam 1 kotak ia akan menulis 2 huruf, untuk meneruskan kalimat di bawah ia juga belum bisa
I B UM E MA S A K DI
D A P
UR

- Membaca
Dalam hal membaca Athfal dikatakan belum bisa, karena ia belum dapat berbicara, menghafal dan mengenal huruf-huruf seperti anak pada umumnya, ia hanya dapat menulis saja.
- Berhitung
Dalam hal berhitung dapat dikatakan dia belum mampu karena di belum hafal angka-angka.
3. Aspek Emosi
Athfal merupakan anak yang mempunyai emosi tinggi, ia mudah marah dan tersinggung,apabila ia diganggu terus menerus ia akan marah, ketika ia marah ia akan membanting barang yang ada di sekitarnya kemudian ia menunduk dan kemudian menangis, namun apabila marah ia tidak akan menyakiti orang lain.
4. Aspek Phisik
Dalam aspek fisik Athfal tidak banyak mengalami hambatan, secara umum hampir sama dengan anak-anak pada umumnya.





Observer



MEGA IZZATI KHOIRINA







B. Pelaksanaan Asesmen
Nama : Ahmad Rozakul Athfal
Tempat Tanggal Lahir : Malang, 02 Desember 1992
Kelas : I SDLB-B
Aspek yang Diukur Kemampuan Ciri/ Indikator/ Ruang Lingkup Hasil
Bicara Oral Persiapan berbicara oral  Mengenal huruf(huruf A-Z) dan angka(1-10)

 Mengidentifikasi huruf dan angka








 Melafalkan atau mengucapkan huruf (A-Z) dan angka (1-10)

 Menghafal huruf (A-Z) dan angka (1-10)  Anak dapat mengenal huruf (A-Z) dan angka(1-10)

 Anak dapat mem-bedakan huruf A sampai Z dan mampu membedakan huruf vocal dan konsonan. Anak juga mampu membedakan angka-anagka dari nomor 1 sampai 10

 Anak mampu mela-falkan atau mengu-capkan huruf (A-Z) dan angka (1-10)

 Anak mampu meng-hafal huruf (A-Z) dan angka (1-10)





C. Program Pembelajaran Individual
Nama : Ahmad Rozakul Athfal
Kelas : I SDLB-B
Tahun Ajaran : 2009-2010
Diagnosa : Ahmad Rozakul Athfal dinyatakan sebagai anak Tunarungu Hearing Level belum dapat di tentukan
Periode : Pertama

1. Unsur Pelaksanaan
No Nama Pelaksana Jabatan Tanda Tangan
1. Mega Izzati Khoirina Guru
2. Guru Siswa Kebutuhan Khusus

2. Tingkat Kemampuan
a. Akademik
Dalam bidang akademik Athfal kurang mampu untuk berbicara oral, ia juga belum bisa menghafal huruf maupun angka, ia hanya mampu mencontoh tulisan saja.
b. Non-Akademik
Athfal merupakan anak yang mempunyai emosi tinggi, ia mudah marah dan tersinggung,hal itu yang menyebabkan kemampuan dalam berinteraksinya kurang baik, dia cenderung acuh dengan orang yang belum dikenalnya, ia juga jarang bersosialisasi dengan teman sebayanya.
3. Prioritas Belajar
Dalam program pembelajaran ini diprioritaskan pada program berbicara karena anak mengalami kesulitan dalam hal berbicara oral.



4. Tujuan Umum
Siswa mampu membaca atau berbicara oral mengenai huruf (A-Z), huruf konsonan maupun vokal dan siswa mampu membaca atau berbicara oral mengenai angka (1-10).
5. Sasaran Belajar
Mengenalkan huruf dan angka, melafalkan huruf dan angka,kemudian menghafalkannya,setelah itu menggabungkan huruf menjadi kata dan kata menjadi kalimat setelah itu melafalkannya secara oral.
6. Aktifitas pembelajaran
Dalam proses pembelajaran 3 bulan peserta didik di didik dan di bimbing agar mampu berbicara oral mengenai huruf dan angka secara baik, lancar dan benar.
Aktivitas dalam 3 bulan itu yaitu :
a. Bulan pertama : mengenalkan peserta didik mengenai huruf mulai huruf A sampai Z, mengenalkan peserta didk mengenai angka 1 sampai 10 kemudian menugaskan peserta didik agar menyalin dibukunya.
b. Bulan kedua : setelah peserta didik mengenal huruf (A-Z) dan angka (1-10) peserta didik diajari untuk menghafalkannya, dalam satu hari peserta didik dituntut untuk menghafal 1-2 huruf dan tiap harinya diminta mengulang huruf yang sudah dihafalkannya.
c. Bulan ketiga : setelah peserta didik mampu menghafal peserta didik diajari untuk latihan mengeja kata, misalnya kata AYAH, IBU, KAKAK, ADIK. Ketika peserta didik sudah menunjukkan kemampuan mengeja kata, seorang guru mengajarkan peserta didik untuk mengeja kalimat, misalnya:
Ibu pergi ke pasar
Ayah pergi ke kantor



Setelah peserta didik sudah mampu berbicara oral (mengeja kata atau kalimat) seorang guru melatih peserta didik untuk latihan berbicara oral dengan membaca cerita-cerita pendek dan bernyanyi. Misalnya menyanyi yang ada kaitannya dengan huruf dan angka yaitu:
1 1 aku sayang Ibu
2 2 juga sayang Ayah
3 3 sayang adik kakak
1 2 3 sayang semuanya
7. Tanggal Selesai
Proses pembelajaran diperkirakan akan selesai pada tanggal 28 februari 2010.
8. Evaluasi
a. Tuliskan dan sebutkan huruf A sampai Z pada buku kalian!
b. Tuliskan dan sebutkan angka 1 sampai 10 pada buku kalian!
c. Sebutkan huruf vokal dan konsonan!
d. Bacalah kata-kata yang ada di pada papan tulis!
e. Bacalah kalimat yang ada di pada papan tulis!
f. Maju kedepan, sebutkan namamu, nama orang tuamu dan saudaramu!
g. Maju ke depan, nyanyikan lagu kesukaanmu!
h. Maju ke depan ceritakan pengalaman gembiramu!












BAB III
PENUTUP

A. Penutup
Anak Berkebutuhan Khusus merupakan anak yang mempunyai sesuatu yang luar biasa yang secara signifikan membedakannya dengan anak-anak pada umumnya baik fisik,mental maupaun intelektual. Dari hasil observasi yang saya lakukan yaitu mengamati dan mengidentifikasi anak jenis Tunarungu yang bernama Ahmad Rozakul Athfal yang bersekolah di SLB PEMBINA TINGKAT NASIONAL kelas I SDLB-B, dapat saya simpulkan bahwa anak seperti ini bukanlah anak yang harus dijauhi atau anak yang harus dikucilkan dari lingkungannya,baik lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat maupun lingkungan sekolah,akan tetapi anak seperti ini merupakan anak yang harus diberi perhatian dan kasih yang sayang lebih khususnya dari orangtuanya maupun orang-orang yang ada di sekitarnya, serta diberi pendidikan yang maximal agar ia dapat dapat memiliki pengetahuan yang seluas luasnya dalam bidang akademik seperti halnya anak pada umumnya.
Dalam memberikan kasih sayang, perhatian serta pendidikan kita sebagai calon guru harus mempunyai sifat yang sabar, tekun, telaten dan penuh kasih sayang khususnya pada siswa yang berkebutuhan khusus,agar peserta didik kita nanti mampu menerima pendidikan yang kita sampaikan denagn baik.

BUDI PEKERTI MELALUI BUDAYA DAN KEBIASAAN

PENDIDIKAN BUDI PEKERTI

1. Nyanyian
Nyanyian adalah salah satu kesenian banyak disenangi dan digemari oleh semua kalangan, baik kalangan dewasa hingga kanak-kanak. Sebagian besar anak-anak menyukai nyanyian adat yang didalamnya mempunyai makna dalam kehidupan sehari-hari. Nyanyian adat yang banyak digemari dan sering dinyanyikan oleh anak-anak adalah
a. Lir-ilir
b. Apuse kakondao
c. Ampar-ampar pisang
d. Potong bebek angsa

2. Dongeng
Dongeng sangat digemari oleh anak-anak, sebagian besar anak-anak menyukai dongeng karena sering diceritakan oleh gurunya disela-sela waktu pelajaran sebagai hiburan. Selain diceritakan oleh gurunya, anak-anak juga banyak mendapatkan cerita dongeng dari orang tuanya sebelum mereka tidur. Sebagian besar dongeng yang diceritakan adalah dongeng rakyat dimana mereka tinggal, misalnya :

a. Kancil mencuri ketimun
b. Asal-usul danau toba
c. Asal-usul banyuwangi
d. Gunung tangkuban perahu
e. Malin kundang
3. Seni
Banya macam-macam seni yang disenangi oleh sebagian besar anak-anak sebagai hobi. Di jawa misalnya anak-anak masih aktif dalam mempelajari seni,bahkan masih banyak anak-anak yang ikut kursus seni dan banyak pula sekolah-sekolah dasar yang mengadakan eskul (ekstra kurikuler) yang wajib diikuti oleh semua siswa-siswanya.Jawa memiliki banyak kesenian khas misalnya
a. Seni tari meliputi, tari remo, tari kuda lumping, tari serimpi, tari gambyor.
b. Seni musik meliputi, seruling, gendang, gamelan,dll.
c. Seni ludruk
d. Seni wayang kulit

4. Permainan
Di jawa timur khususnya, masih banyak sekali permainan-permainan adattradisional yang sangat digemari oleh anak-anak, meskipun saat ini permainan ini tidak banyak dimainkan karena sudah tersedianya permainanyang canggih, akan tetapi ank-anak di pedesaan masih gemar memainkan permainan adat atau tradisional misalnya
a) Petak umpet
b) Lompat tali
c) Bentengan
d) Congkak(dakon)
e) Klereng
f) Cublak-cublak suweng
g) Bekel
h) Egrang
i) Suku-suku batok
j) Yoyo
k) layangan
5. Ungkapan atau peribahasa
Pada kenyataannya tidak banyak anak-anak yang menggunakan ungkapan atau peribahasa dalam kehidupan sehari-hari, akan tetapi ada juga anak-anak yang menggunakannya. Khususnya anak-anak yang bertempat tinggal di daerah yang masih kental dengan adat budayanya. Ungkapan atau peribahasa yang digunakan dalam adat jawa misalnya
a. Becik ketitik ala ketara : yang baik akan kelihatan dan yang buruk akan tampak.
b. Diwenehi ati nggrogoh rempela : orang yang melunjak harta tidak tahu terimakasih.
c. Kebo nyusu gudel : seorang guru yang harus belajar kepada muruidnya.
d. Kebo kabotan sungu : orang yang lupa daratan.
e. Mangan ora mangan asal kumpul : jiwa kekeluargaan yang sangat besar.
f. Rawe-rawe rantas malang-malang putung : rawe berarti suatu tanaman yang menjulur dan menghadang dan harus diberantas, dapat diambil kesimpulan suatu yang menghalangi tujuan harus disingkirkan.

KONSEP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)

KONSEP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

A. Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus
Konsep anak berkebutuhan khusus (children with special needs) memiliki makna dan spektrum yang lebih luas dibandingkan dengan konsep anak luar biasa (exceptional children). Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang secara pendidikan memerlukan layanan yang spesifik yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus ini memiliki apa yang disebut dengan hambatan belajar dan hambatan perkembangan (barier to learning and development). Oleh sebab itu mereka memerlukan layanan pendidikan yang sesuai dengan hambatan belajar dan hambatan perkembang yang dialami oleh masing-masing anak.
Pendidikan adalah hak seluruh warga negara tanpa membedakan asal-usul, status sosial ekonomi, maupun keadaan fisik seseorang, termasuk anak-anak yang mempunyai kelainan sebagaimana di amanatkan dalam UUD 1945 pasal 31. . Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, hak anak untuk memperoleh pendidikan dijamin penuh tanpa adanya diskriminasi termasuk anak-anak yang mempunyai kelainan atau anak yang berkebutuhan khusus. Anak dengan kebutuhan khusus (special needs children) dapat diartikan secara simpel sebagai anak yang lambat (slow) atau mangalami gangguan (retarded) yang tidak akan pernah berhasil di sekolah sebagaimana anak-anak pada umumnya.

B. Jenis-jenis Anak Berkebutuhan Khusus
Yang termasuk kedalam anak berkebutuhan khusus antara lain: tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, kesulitan belajar, gangguan prilaku, anak berbakat, anak dengan gangguan kesehatan. istilah lain bagi anak berkebutuhan khusus adalah anak luar biasa dan anak cacat. Karena karakteristik dan hambatan yang dimilki, anak berkebutuhan khusus memerlukan bentuk pelayanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi mereka, contohnya bagi tunanetra mereka memerlukan modifikasi teks bacaan menjadi tulisan Braille dan tunarungu berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.
1. Tunanetra
Tunanetra adalah individu yang memiliki hambatan dalam penglihatan. tunanetra dapat diklasifikasikan kedalam dua golongan yaitu: buta total (Blind) dan low vision. Definisi Tunanetra menurut Kaufman & Hallahan adalah individu yang memiliki lemah penglihatan atau akurasi penglihatan kurang dari 6/60 setelah dikoreksi atau tidak lagi memiliki penglihatan. Karena tunanetra memiliki keterbataan dalam indra penglihatan maka proses pembelajaran menekankan pada alat indra yang lain yaitu indra peraba dan indra pendengaran. Oleh karena itu prinsip yang harus diperhatikan dalam memberikan pengajaran kepada individu tunanetra adalah media yang digunakan harus bersifat taktual dan bersuara, contohnya adalah penggunaan tulisan braille, gambar timbul, benda model dan benda nyata. sedangkan media yang bersuara adalah tape recorder dan peranti lunak JAWS. Untuk membantu tunanetra beraktifitas di sekolah luar biasa mereka belajar mengenai Orientasi dan Mobilitas. Orientasi dan Mobilitas diantaranya mempelajari bagaimana tunanetra mengetahui tempat dan arah serta bagaimana menggunakan tongkat putih (tongkat khusus tunanetra yang terbuat dari alumunium)
2. Tunarungu
Tunarungu adalah individu yang memiliki hambatan dalam pendengaran baik permanen maupun tidak permanen. Klasifikasi tunarungu berdasarkan tingkat gangguan pendengaran adalah: Gangguan pendengaran sangat ringan(27-40dB), Gangguan pendengaran ringan(41-55dB), Gangguan pendengaran sedang(56-70dB), Gangguan pendengaran berat(71-90dB), Gangguan pendengaran ekstrim/tuli(di atas 91dB). Karena memiliki hambatan dalam pendengaran individu tunarungu memiliki hambatan dalam berbicara sehingga mereka biasa disebut tunawicara. Cara berkomunikasi dengan individu menggunakan bahasa isyarat, untuk abjad jari telah dipatenkan secara internasional sedangkan untuk isyarat bahasa berbeda-beda di setiap negara. saat ini dibeberapa sekolah sedang dikembangkan komunikasi total yaitu cara berkomunikasi dengan melibatkan bahasa verbal, bahasa isyarat dan bahasa tubuh. Individu tunarungu cenderung kesulitan dalam memahami konsep dari sesuatu yang abstrak.
3. Tunagrahita
Tunagrahita adalah individu yang memiliki intelegensi yang signifikan berada dibawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi prilaku yang muncul dalam masa perkembangan. klasifikasi tunagrahita berdasarkan pada tingkatan IQ. Tunagrahita ringan (IQ : 51-70), Tunagrahita sedang (IQ : 36-51), Tunagrahita berat (IQ : 20-35), Tunagrahita sangat berat (IQ dibawah 20). Pembelajaran bagi individu tunagrahita lebih dititik beratkan pada kemampuan bina diri dan sosialisasi.
4. Tunadaksa
Tunadaksa adalah individu yang memiliki gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan neuro-muskular dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat kecelakaan, termasuk celebral palsy, amputasi, polio, dan lumpuh. Tingkat gangguan pada tunadaksa adalah ringan yaitu memiliki keterbatasan dalam melakukan aktifitas fisik tetap masih dapat ditingkatkan melalui terapi, sedang yaitu memilki keterbatasan motorik dan mengalami gangguan koordinasi sensorik, berat yaitu memiliki keterbatasan total dalam gerakan fisik dan tidak mampu mengontrol gerakan fisik.
5. Tunalaras
Tunalaras adalah individu yang mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial. individu tunalaras biasanya menunjukan prilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku disekitarnya. Tunalaras dapat disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal yaitu pengaruh dari lingkungan sekitar.
6. Kesulitan belajar
Adalah individu yang memiliki gangguan pada satu atau lebih kemampuan dasar psikologis yang mencakup pemahaman dan penggunaan bahasa, berbicara dan menulis yang dapat mempengaruhi kemampuan berfikir, membaca, berhitung, berbicara yang disebabkan karena gangguan persepsi, brain injury, disfungsi minimal otak, dislexia, dan afasia perkembangan. individu kesulitan belajar memiliki IQ rata-rata atau diatas rata-rata, mengalami gangguan motorik persepsi-motorik, gangguan koordinasi gerak, gangguan orientasi arah dan ruang dan keterlambatan perkembangan konsep.
 Faktor penyetus ABK, faktor dari dalam dan faktor dari luar.
- Faktor dari dalam adalah faktor keturunan. Biasanya pabila ada anggota keluarga yang mengalami gangguan pada tumbuh kembangnya akan melahirkan keturunan yang mempunyai gangguan serupa pula.
- Sedangkan faktor dari luar salah satunya adalah maternal malnutrisi (malnutrisi pada ibu), ini biasanya terjadi pada ibu hamil yang tidak menjaga pola makan yang sehat, keracunan logam berat ataupun karena polusi dari lingkungan di sekitarnya. Hal tersebut bisa memicu kerusakan pada plasma inti, kerusakan otak pada waktu kelahiran serta gangguan otak. Lingkungan dan kebudayaan juga akan memberikan pengaruh yang cukup besar terutama pada anak yang dibesarkan di lingkungan yang buruk, sebagai contoh kasus abusive, dimana anak memberikan sebuah penolakan karena adanya stimulasi yang ekstrem dari lingkungan.
Hingga saat ini jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia terus meningkat jumlahnya. Pada Hari Autis Sedunia yang jatuh pada 8 April lalu diketahui bahwa prevalensi anak berkebutuhan khusus saat ini mencapai 10 anak dari 100 anak. Berdasarkan data ini menunjukkan 10 persen populasi anak-anak adalah anak berkebutuhan khusus dan mereka harus mendapatkan pelayanan khusus.
Saat ini pula di Indonesia pelayanan khusus bagi anak berkebutuhan khusus sendiri hanya bisa dilakukan di SLB, padahal menurut doter ahli kejiwaan kepala Divisi Psikiatri Anak Departemen psikiatri FKUI/Rs CM, Dr Ika Widyawati Sp KJ (K) mengatakan bahwa anak yang perlu penanganan khusus tidak harus belajar di sekolah khusus, mereka bisa saja disekolahkan di sekolah umum bersama anak normal lainnya. Sekolah umum inilah yang mulai dikenal dengan sekolah inklusi.
Sekolah inklusi adalah sekolah umum yang menerima anak berkebutuhan khusus dengan pemberian tambahan terapi sesuai dengan kebutuhan anak tersebut. Ini dapat dilakukan oleh wali kelas, psikolog, okupasi terapi, terapi wicara ataupun orthopedagog. semua profesi tersebut mempunyai program terapi yang berbeda-beda. Tetapi semuanya akan menghasilkan hasil yang optimal apabila ada kerjasama antara pihak sekolah dengan wali murid.
 Konsep Anak Berkebutuhan Khusus Menurut Para Ahli
- Anak berkebutuhan khusus (Heward) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik.
- Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan istilah lain untuk menggantikan kata Anak Luar Biasa (ALB) yang menandakan adanya kelainan khusus yang memiliki karakteristik berbeda antara dengan yang lainnya (Delphie, 2006:1).
- Anak berkesulitan belajar ialah anak dengan ketidak berfungsian otak minimal (Somantri, 2006:65-193).
- World Health Organization (WHO) mendefinisi beberapa istilah sebagai berikut:
Disability : Keterbatasan atau kurangnya kemampuan (yang dihasilkan dari impairment) untuk menampilkan aktivitas sesuai dengan aturannya atau masih dalam batas normal, biasanya digunakan dalam level individu.
Impairment : Kehilangan atau ketidaknormalan dalam hal psikologis, atau struktur anatomi atau fungsinya, biasanya digunakan pada level organ.
Handicap : Ketidak beruntungan individu yang dihasilkan dari impairment atau disability yang membatasi atau menghambat pemenuhan peran yang normal pada individu.