Minggu, 07 Februari 2010

MAKALAH OBSERVASI KE SLB

LAPORAN OBSERVASI ASESMEN
D A N
PROGAM PEMBELAJARAN INDIVIDU







Disusun oleh :
Nama : MAULANA FAJAR WANDHIRO
NIM : 08390219
Jurusan : PGSD 3E

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2009-2010

DAFTAR ISI


BAB I PENDAHULUAN 1

BAB II ISI 2
1. Laporan Hasil Observasi dan Identifikasi 2
2. Pelaksanaan Asesmen 4
3. Program Pembelajaran Individual 5

BAB III PENUTUP 8



























BAB I
PENDAHULUAN

A. Pendahuluan
Sekolah untuk anak berkebutuhan khusus atau dapat disebut juga Sekolah Luar Biasa yaitu layanan sekolah dan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, yang mana Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sendiri merupakan anak yang mempunyai sesuatu yang luar biasa yang secara signifikan membedakannya dengan anak-anak pada umumnya baik fisik,mental maupun intelektual. Keluarbiasaan yang dimiliki anak tersebut dapat merupakan sesuatu yang negatif maupun yang positif, dalam artian anak mempunyai keterbatasan atau bahkan memiliki kelebihan melebihi anak normal pada umumnya, dengan demikian keluarbiasaan itu dapat berada diatas rata-rata anak pada umumnya, dapat pula berada di bawah rata-rata anak pada umumnya. Oleh sebab itu kita sebagai seorang guru SD khususnya wajib mengetahui dan dapat mengatasi anak-anak yang berkebutuhan khusus.

B. Latar Belakang
Ahmad Rozakul Athfal atau yang biasa di panggil Athfal merupakan salah satu siswa yang bersekolah di SLB PEMBINA TINGKAT NASIONAL kelas I SDLB-B, Ia lahir di Malang pada tanggal 02 Desember tahun 2001,sekarang ia berumur 8 tahun,ia sekarang tinggal dengan orang tuanya di JL Pemancar TVRI Wonorejo Lawang. Ia merupakan anak dari pasangan Beny Rahmat dan Liati. Athfal memiliki kelainan jenis tunarungu atau mengalami gangguan pada pendengarannya. Pada kasus Athfal ini ketunarunguan yang di alaminya merupakan jenis tingkatan pendengaran Hearing level belum dapat di tentukan (sesuai dengan catatan kesehatan siswa), selain mengalami gangguan pendengaran, Athfal juga mengalami gangguan berbicara, gangguan berbicara yang dialami Athfal di sebabkan karena adanya gangguan pada pendengarannya,dalam berinteraksi dia cenderung acuh pada orang yang baru ia kenal, dalam kemampuan akademiknya dia juga kurang karena tidak dapat berbicara namun dalam bidang menulis ia sudah cukup bisa,akan tetapi ia harus diberi contoh terlebih dahulu, dalam berhitung dia belum mampu. Dalam hal emosi ia tidak stabil, ia akan marah dan menangis ketika ia di ganaggu oleh temen-temannya akan tetapi ia tiak pernah membalas. Aspek fisik Athfal tidak banyak mengalami hambatan, secara umum hampir sama dengan anak-anak pada umumnya.

BAB II
ISI

A. Laporar Hasil Observasi dan Identifikasi
Nama Siswa : Ahmad Rozakul Athfal
Kelas : I SDLB-B
Sekolah : SLB PEMBINA TINGKAT NASIONAL
Umur/Tanggal Lahir : 8 Tahun/02 Desember 1992
Jenis Kelainan : Tunarungu
Tingkat Ketulian : Belum Dapat Ditentukan
Tingkat Inteligensi : -
Tanggal Observasi : 21 Desember 2009

1. Interaksi Sosial
Dalam hal berinteraksi Atfhal cenderung acuh,ketika ia baru bertemu dengan orang yang ia kenal ia akan cuek,jika obsever bertanya nama, alamat dan tentang apa yang ia kerjakan ia hanya diam. Tetapi apabila dengan orang yang dikenalnya misalnya dengan ibu atau gurunya ia menurut dan berinteraksi dengan baik. Ketika mengikuti pelajaran ia sangat memperhatikan dan berkonsentrasi.
2. Kemampuan Akademik / Intelektual
- Menulis
Dalam hal menulis, Athfal sudah dapat menulis huruf maupun angka,akan tetapi dalam penulisannya ia masih kurang mampu menulis dengan rapi kalau dia tidak diberi contoh terlebih dahulu. Misalnya: Menulis kalimat “IBU MEMASAK DI DAPUR” dalam 1 kotak ia akan menulis 2 huruf, untuk meneruskan kalimat di bawah ia juga belum bisa
I B UM E MA S A K DI
D A P
UR

- Membaca
Dalam hal membaca Athfal dikatakan belum bisa, karena ia belum dapat berbicara, menghafal dan mengenal huruf-huruf seperti anak pada umumnya, ia hanya dapat menulis saja.
- Berhitung
Dalam hal berhitung dapat dikatakan dia belum mampu karena di belum hafal angka-angka.
3. Aspek Emosi
Athfal merupakan anak yang mempunyai emosi tinggi, ia mudah marah dan tersinggung,apabila ia diganggu terus menerus ia akan marah, ketika ia marah ia akan membanting barang yang ada di sekitarnya kemudian ia menunduk dan kemudian menangis, namun apabila marah ia tidak akan menyakiti orang lain.
4. Aspek Phisik
Dalam aspek fisik Athfal tidak banyak mengalami hambatan, secara umum hampir sama dengan anak-anak pada umumnya.





Observer



MEGA IZZATI KHOIRINA







B. Pelaksanaan Asesmen
Nama : Ahmad Rozakul Athfal
Tempat Tanggal Lahir : Malang, 02 Desember 1992
Kelas : I SDLB-B
Aspek yang Diukur Kemampuan Ciri/ Indikator/ Ruang Lingkup Hasil
Bicara Oral Persiapan berbicara oral  Mengenal huruf(huruf A-Z) dan angka(1-10)

 Mengidentifikasi huruf dan angka








 Melafalkan atau mengucapkan huruf (A-Z) dan angka (1-10)

 Menghafal huruf (A-Z) dan angka (1-10)  Anak dapat mengenal huruf (A-Z) dan angka(1-10)

 Anak dapat mem-bedakan huruf A sampai Z dan mampu membedakan huruf vocal dan konsonan. Anak juga mampu membedakan angka-anagka dari nomor 1 sampai 10

 Anak mampu mela-falkan atau mengu-capkan huruf (A-Z) dan angka (1-10)

 Anak mampu meng-hafal huruf (A-Z) dan angka (1-10)





C. Program Pembelajaran Individual
Nama : Ahmad Rozakul Athfal
Kelas : I SDLB-B
Tahun Ajaran : 2009-2010
Diagnosa : Ahmad Rozakul Athfal dinyatakan sebagai anak Tunarungu Hearing Level belum dapat di tentukan
Periode : Pertama

1. Unsur Pelaksanaan
No Nama Pelaksana Jabatan Tanda Tangan
1. Mega Izzati Khoirina Guru
2. Guru Siswa Kebutuhan Khusus

2. Tingkat Kemampuan
a. Akademik
Dalam bidang akademik Athfal kurang mampu untuk berbicara oral, ia juga belum bisa menghafal huruf maupun angka, ia hanya mampu mencontoh tulisan saja.
b. Non-Akademik
Athfal merupakan anak yang mempunyai emosi tinggi, ia mudah marah dan tersinggung,hal itu yang menyebabkan kemampuan dalam berinteraksinya kurang baik, dia cenderung acuh dengan orang yang belum dikenalnya, ia juga jarang bersosialisasi dengan teman sebayanya.
3. Prioritas Belajar
Dalam program pembelajaran ini diprioritaskan pada program berbicara karena anak mengalami kesulitan dalam hal berbicara oral.



4. Tujuan Umum
Siswa mampu membaca atau berbicara oral mengenai huruf (A-Z), huruf konsonan maupun vokal dan siswa mampu membaca atau berbicara oral mengenai angka (1-10).
5. Sasaran Belajar
Mengenalkan huruf dan angka, melafalkan huruf dan angka,kemudian menghafalkannya,setelah itu menggabungkan huruf menjadi kata dan kata menjadi kalimat setelah itu melafalkannya secara oral.
6. Aktifitas pembelajaran
Dalam proses pembelajaran 3 bulan peserta didik di didik dan di bimbing agar mampu berbicara oral mengenai huruf dan angka secara baik, lancar dan benar.
Aktivitas dalam 3 bulan itu yaitu :
a. Bulan pertama : mengenalkan peserta didik mengenai huruf mulai huruf A sampai Z, mengenalkan peserta didk mengenai angka 1 sampai 10 kemudian menugaskan peserta didik agar menyalin dibukunya.
b. Bulan kedua : setelah peserta didik mengenal huruf (A-Z) dan angka (1-10) peserta didik diajari untuk menghafalkannya, dalam satu hari peserta didik dituntut untuk menghafal 1-2 huruf dan tiap harinya diminta mengulang huruf yang sudah dihafalkannya.
c. Bulan ketiga : setelah peserta didik mampu menghafal peserta didik diajari untuk latihan mengeja kata, misalnya kata AYAH, IBU, KAKAK, ADIK. Ketika peserta didik sudah menunjukkan kemampuan mengeja kata, seorang guru mengajarkan peserta didik untuk mengeja kalimat, misalnya:
Ibu pergi ke pasar
Ayah pergi ke kantor



Setelah peserta didik sudah mampu berbicara oral (mengeja kata atau kalimat) seorang guru melatih peserta didik untuk latihan berbicara oral dengan membaca cerita-cerita pendek dan bernyanyi. Misalnya menyanyi yang ada kaitannya dengan huruf dan angka yaitu:
1 1 aku sayang Ibu
2 2 juga sayang Ayah
3 3 sayang adik kakak
1 2 3 sayang semuanya
7. Tanggal Selesai
Proses pembelajaran diperkirakan akan selesai pada tanggal 28 februari 2010.
8. Evaluasi
a. Tuliskan dan sebutkan huruf A sampai Z pada buku kalian!
b. Tuliskan dan sebutkan angka 1 sampai 10 pada buku kalian!
c. Sebutkan huruf vokal dan konsonan!
d. Bacalah kata-kata yang ada di pada papan tulis!
e. Bacalah kalimat yang ada di pada papan tulis!
f. Maju kedepan, sebutkan namamu, nama orang tuamu dan saudaramu!
g. Maju ke depan, nyanyikan lagu kesukaanmu!
h. Maju ke depan ceritakan pengalaman gembiramu!












BAB III
PENUTUP

A. Penutup
Anak Berkebutuhan Khusus merupakan anak yang mempunyai sesuatu yang luar biasa yang secara signifikan membedakannya dengan anak-anak pada umumnya baik fisik,mental maupaun intelektual. Dari hasil observasi yang saya lakukan yaitu mengamati dan mengidentifikasi anak jenis Tunarungu yang bernama Ahmad Rozakul Athfal yang bersekolah di SLB PEMBINA TINGKAT NASIONAL kelas I SDLB-B, dapat saya simpulkan bahwa anak seperti ini bukanlah anak yang harus dijauhi atau anak yang harus dikucilkan dari lingkungannya,baik lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat maupun lingkungan sekolah,akan tetapi anak seperti ini merupakan anak yang harus diberi perhatian dan kasih yang sayang lebih khususnya dari orangtuanya maupun orang-orang yang ada di sekitarnya, serta diberi pendidikan yang maximal agar ia dapat dapat memiliki pengetahuan yang seluas luasnya dalam bidang akademik seperti halnya anak pada umumnya.
Dalam memberikan kasih sayang, perhatian serta pendidikan kita sebagai calon guru harus mempunyai sifat yang sabar, tekun, telaten dan penuh kasih sayang khususnya pada siswa yang berkebutuhan khusus,agar peserta didik kita nanti mampu menerima pendidikan yang kita sampaikan denagn baik.

Tidak ada komentar: